KOTA BEKASI,JABAR,Klikinews.com – DPC Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) Kota Bekasi selenggarkan Bimtek Uji Sertifikasi Kompetensi BNSP Skema Pendamping UMKM dan Penjamah Makanan. Bimtek yang diikuti sebanyak 25 peserta bertempat di Graha Hartika, berjalan lancar sukses pada, Rabu (07/08/24).
Sertifikat Kompetensi Kerja dari BNSP adalah alat yang penting dalam membantu meningkatkan kualitas dan profesionalisme tenaga kerja di Indonesia, serta memberikan kepercayaan kepada masyarakat dan pihak-pihak yang terlibat dalam suatu bidang atau profesi.
Ketua DPC APJI Kota Bekasi, Hj Ida Rosida menyampaikan, bahwa Sertifikasi Pendamping UMKM sangat penting karena kunci untuk memaksimalkan potensi usaha kecil dan menengah (UKM) .Dengan menjadi pendamping bersertifikat kita akan dibekali pengetahuan dan keterampilan teknis untuk membimbing para pelaku UMKM dalam mengatasi tantangan, mengelola keuangan, dan memperluas pasar.
“bahwa Sertifikasi Pendamping UMKM sangat penting karena kunci untuk memaksimalkan potensi usaha kecil dan menengah (UKM) . Dengan menjadi pendamping bersertifikat kita akan dibekali pengetahuan dan keterampilan teknis untuk membimbing para pelaku UMKM dalam mengatasi tantangan, mengelola keuangan, dan memperluas pasar,”kata Ida Rosida kepada media klikinews, Rabu (07/08/24).
Adapun Pembimbing Bimtek pendampingan UMKM tersebut, hadir langsung dari Asesor BNSP Kementrian Ketenagakerjaan, Rudi Harsono dan Rully Mujahid.
“InsyaAllah para peserta menjadi para pendamping UMKM yang profesional dan para penjamah makanan yang kompeten dalam food handler,” ungkap Sekretaris APJI DPC Kota Bekasi,Ira Diah Loka Mandayani
Keamanan pangan merupakan perhatian serius untuk reputasi brand , menegakkan kepatuhan higienis dan yang paling penting, kesehatan dan keamanan pelanggan yang sudah mempercayakan order makanan untuk acara hajatan maupun acara-acara Formal,
“Bersama APJI terus bergerak dan berkembang menjadi tenaga profesional yang terampil sesuai dengan misi APJI meningkatkan profesionalisme dalam meningkatkan mutu produk dan mutu layanan yang memenuhi standar gizi, kesehatan, dan estetika penyajian, meningkatkan pengetahuan manajemen usaha yang terus menerus dikembangkan, dengan teknik dan metode yang mutakhir guna memiliki daya saing yang tinggi,” tutur Ira.![]()
Sebelumnya, Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi, Faisal mengatakan, UMKM Kuliner makanan di Kota Bekasi sudah sangat menjamur, dan perlu dukungan baik dari Pemeirntah mapupun dari Masyarakat sekitar,” Mari kita dukung UMKM Kuliner Kota Bekasi. Dengan memilih jajan kuliner di Kota Bekasi, Masyarakat sudah memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal,” ucap Faisal,
Lebih lanjut kata Faisal, salah satu Lokasi UMKM kuliner berada di alun-alun Bekasi yang banyak menyediakan berbagai kuliner makanan dan minuman mulai dari yang berat , maupun yang ringan. Selain itu, setiap hari Minggu UMKM Kuliner sangat antusias menjamur turut andil menjual aneka makanannya di Car Free Day (CFD).
“Dengan mendukung UMKM Kuliner cara membeli produk makanan dan minuman, masyarakat yang nongkrong sambil jajan sudah membantu usaha kecil lokal. Selama Car Free Day berlangsung, tidak hanya tempat olahraga yang ramai, tapi tempat kuliner juga paling ramai. Berbagai jajanan makanan dan minuman banyak dicari oleh warga sekitar yang pagi itu berolahraga sambil mencari sarapan. Itu artinya, perekonomian UMKM Kuliner tumbuh dengan baik dan para UMKM pun dengan semangat terus berkarya membuat makanan yang higienis,”jelasnya (red).