KOTA BEKASI,JABAR,Klikinews.com – Baru sehari dilantik, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (ASDA II) Setda Kota Bekasi Fitri Widyati langsung tancap gas bertugas membuka kegiatan Pesta Wirausaha Bekasi 2026 di Pakuwon Mall Bekasi pada Jumat (31/7/2026).
Mewakili Walikota Bekasi Tri Adhianti, Asda II Fitri Widyati mengatakan, UMKM telah terbukti menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia, karena ditengah tantangan ekonomi global dan perubahan perilaku pasar, “kewirausahaan menjadi salah satu pilar utama dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing daerah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ungkap Fitri Widyati kepada media, Jumat (31/7/2026).

Dalam acara Pesta Wirausaha dengan Tema “Let’s Grow Together” yang diusung pada Pesta Wirausaha Bekasi 2026 sangat relevan dengan semangat pembangunan Kota Bekasi. “Pertumbuhan yang berkelanjutan hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dunia pendidikan, lembaga keuangan, dan masyarakat. Bersama-sama kita membangun ekosistem usaha yang sehat, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global”, ujar Fitri,
Asda II berharap dalam event tersebut, semoga Pesta Wirausaha Bekasi 2026 mampu melahirkan kolaborasi baru, membuka peluang investasi, “Serta memperluas jaringan bisnis, serta memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan UMKM dan perekonomian Kota Bekasi,” tutur Fitri,

Dalam kesempatan yang sama, Pembina HMC Bekasi, Chaera Lee menyambut baik yang disampaikan ASDA II Setda Pemerintah Kota Bekasi ,pentingnya pemberdayaan perempuan kolaborasi strategis dengan TDA Bekasi.
“Sinergi ini bertujuan untuk menguatkan ekosistem wirausaha perempuan, baik di sektor fashion maupun kuliner. Di HMC Bekasi, potensi para anggota dikawal secara terstruktur dari tingkat dasar hingga profesional. Para pendiri HMC aktif membina desainer muda se-Indonesia,” kata Chaera Lee,
Lebih lanjut kata Wanita yang akrap disapa Chae ini, di MHC tidak hanya memberi wadah peragaan busana, tetapi juga mengarahkan teknik penjahitan, standar kerapihan, hingga akses pameran besar seperti Bekasi Fashion Week, Jakarta Fashion Week, hingga ajang internasional. “Kami ingin para ibu rumah tangga, khususnya di Kota Bekasi tampil percaya diri dan berdaya dari rumah dalam menghasilkan ekonomi kreatif, “ungkap Chaera Lee yang seklaigus Fashion Disaigner pada Brand Meemma Style & Chaera Lee ini,
Menurutnya, anggota yang merintis UMKM mendapat bimbingan kurasi, kontrol kualitas, dan peluang berjejaring. Hasilnya, tidak sedikit anggota HMC yang berhasil menembus asosiasi desainer nasional seperti Indonesian Fashion Chamber (IFC).
Didalam komunitas HMC ini, Kata Chae, yang juga lebih menekankan bisnisnya, terutama dibidang fashion untuk bisa lebih leluasa mengarahkan dan mengedukasi dari Moms yang memang UMKM untuk menjadi sebuah Brand yang besar dan mnejadi disainer

“Banyak member dari komunitas ini sudah bergabung di IFC , dapat mengarahkan dan memperkenalkan para pelatih dibidang Fashion yang sudah banyak mengajar disainer-disainer muda di seluruh Indonesia. “Jadi kita bantu juga mutu produk para komunitas ini supaya bisnisnya berada dipanggung nasional dan Tingkat internasional,”tutup Chaera Lee (adv/dikopim/kotabksi).
— Penulis oleh : Ai —
— Editor : Aisyahra Mulyawati —