KOTA BEKASI,JABAR,Klikinews.com – Prestasi membanggakan kembali diraih Kota Bekasi. Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Kenanga RW 08, Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, berhasil meraih Juara 1 Kampung Keluarga Berkualitas Tingkat Provinsi Jawa Barat. Capaian tersebut mengantarkan Kota Bekasi sebagai wakil Provinsi Jawa Barat pada ajang penilaian Kampung Keluarga Berkualitas tingkat nasional.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada seluruh warga, pengurus Kampung KB, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga prestasi tersebut dapat diraih. Keberhasilan ini merupakan bukti nyata tingginya kepedulian masyarakat dalam membangun lingkungan yang sehat, berkualitas, dan berdaya.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Kota Bekasi. Namun yang lebih penting, kita harus mempersiapkan diri menghadapi penilaian tingkat nasional. Ini bukan hanya membawa nama Kampung KB Kenanga, tetapi juga membawa nama baik Kota Bekasi,” ujar Tri Adhianto saat dikonfirmasi media, Rabu ( 29/7/2026).

Tri menegaska, bahwa keberhasilan Kampung Keluarga Berkualitas tidak hanya dilihat dari aspek fisik lingkungan yang bersih dan tertata, tetapi juga dari kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya perempuan, anak, dan keluarga.
“Ketika lingkungan bersih dan sehat, pelayanan kepada anak-anak berjalan dengan baik, maka kualitas hidup masyarakat juga meningkat. Hal itu tercermin dari capaian Indeks Pembangunan Manusia Kota Bekasi yang terus menunjukkan hasil positif dan menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia,” jelasnya.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini, Pemerintah Kota Bekasi juga terus memperkuat sarana pendidikan dan literasi masyarakat. Salah satunya melalui pembangunan Perpustakaan Daerah di kawasan Bekasi Barat yang akan dilengkapi studio edukasi interaktif berteknologi 4 hingga 6 dimensi sebagai ruang belajar yang inovatif bagi anak-anak.
“Pembangunan tidak mungkin berhasil tanpa kolaborasi. Pemerintah Kota memfasilitasi, tetapi masyarakatlah yang menjadi penggerak utama. Warga harus menjadi subjek pembangunan yang bersama-sama merencanakan, melaksanakan, hingga menjaga hasil pembangunan di lingkungannya,” ungkapnya,
Tri juga mengingatkan agar Program RW Bekasi Keren dengan dukungan anggaran sebesar Rp100 juta per RW dimanfaatkan secara optimal untuk kebutuhan prioritas masyarakat. Ia meminta seluruh pengurus wilayah mengedepankan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran, termasuk penyusunan laporan pertanggungjawaban (SPJ) sesuai ketentuan yang berlaku.

“Anggaran yang diberikan merupakan bentuk kepercayaan pemerintah kepada masyarakat. Karena itu harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, tepat sasaran, dan dipertanggungjawabkan dengan baik karena menggunakan keuangan negara,” tegasnya.
Selain itu, Walikota mendorong agar berbagai program pemberdayaan masyarakat terus diperkuat, seperti pengelolaan bank sampah, peningkatan kualitas lingkungan, serta optimalisasi sarana dan prasarana yang telah tersedia. Menurutnya, mempertahankan prestasi merupakan tantangan yang lebih besar dibandingkan meraihnya.![]()
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh warga. Mari kita pertahankan bahkan tingkatkan kualitas lingkungan, memperkuat pengelolaan bank sampah, serta menjaga semangat gotong royong agar Kota Bekasi semakin maju dan siap bersaing di tingkat nasional,” tutup Tri Adhianto (adv/dikopim/kotabksi -26).
— Oleh : Tim Redaksi —
— Editor : Aisyahra Mulyawati —