CIREBON,JABAR,Klikinews.com – Untuk mendukung berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah Cirebon. Melalui Program Bina Lingkungan, PT. KAI Daop 3 menyalurkan bantuan senilai Rp105.610.000 yang menyasar sektor pendidikan, keagamaan, pelestarian budaya, dan lingkunga memmalui dana Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)
Bantuan tersebut diberikan kepada lima penerima manfaat sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan di sekitar wilayah operasional kereta api.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyampaikan, bahwa Program TJSL merupakan salah satu bentuk kehadiran KAI sebagai BUMN yang tidak hanya menyediakan layanan transportasi publik, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program TJSL menjadi wujud tanggung jawab sosial perusahaan untuk memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin keberadaan KAI tidak hanya dirasakan melalui layanan transportasi, tetapi juga melalui kontribusi terhadap pembangunan sosial, pendidikan, keagamaan, budaya, dan lingkungan,” kata Muhibbuddin kepada media,Sabtu (1/8/2026).
Lebih lanjut kata Muhibbuddin, dari total bantuan yang disalurkan, alokasi terbesar diberikan untuk pembangunan Masjid Adz-Dzikra Polres Cirebon Kota senilai Rp50 juta. Selain itu, KAI membantu rehabilitasi sarana dan prasarana TK YWKA Cirebon sebesar Rp20 juta, memberikan bantuan kepada Pondok Pesantren Al-Qolam sebesar Rp16 juta, mendukung perbaikan sarana Masjid Jami Al-Hidayah Pasar Balong sebesar Rp9,61 juta, serta menyerahkan bantuan alat kebersihan bagi Keraton Kanoman Cirebon senilai Rp10 juta.
“Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari realisasi Program TJSL yang terus dijalankan secara berkesinambungan. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, KAI Daop 3 Cirebon telah merealisasikan dana TJSL sebesar Rp186.610.000 untuk berbagai program yang mencakup bidang sosial, ekonomi, lingkungan, serta hukum dan tata Kelola,” ujarnya,
Menurutnya, keberhasilan program tidak lepas dari kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, komunitas, dan sesama BUMN. Sinergi tersebut dinilai penting agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Selain menjalankan program sosial, KAI juga mengingatkan pentingnya membangun budaya keselamatan di sekitar jalur kereta api.
“Perusahaan mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keamanan di kawasan rel maupun perlintasan sebidang guna mencegah terjadinya kecelakaan. Keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga keamanan di sekitar jalur rel dan perlintasan sebidang agar perjalanan kereta api tetap berlangsung dengan aman, selamat, dan nyaman,” jelas Muhibbuddin.
Muhibbuddin menegaskan, KAI Cirebon akan terus memperkuat pelaksanaan Program TJSL sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus menciptakan hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
“Kami berharap setiap program yang dijalankan tidak sekadar menjadi penyaluran bantuan, tetapi mampu memberikan manfaat jangka panjang, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mendukung kelestarian lingkungan di wilayah operasional KAI,” tutup Muhibbuddin (red/snti).
— Oleh Jurnalis : Santi —
—Editor : Aisyahra Mulyawati —