Memasuki Usia Ke 7th, Primaya Hospital Bekasi Utara Luncurkan Layanan Kesehatan Baru MRI, Wellness Center, Brain Dan Neurospine Center

KOTA BEKASI,Klikinews.com – Dalam momen peyaraan HUT Primaya Hospital Bekasi Utara ke-7 Sebagai bagian dari pengembangan layanan, Primaya Hospital Bekasi Utara menghadirkan layanan kesehatan baru Magnetic Resonance Imaging) (MRI) Wellness Center, Brain dan Neurospine Center  pada  Senin (3/8/2026) bertempat di gedung Primaya Hospital Bekasi Utara, Kota Bekasi,Jawa Barat. 

Direktur Primaya Hospital Bekasi Utara, drg. Melanie Husna, MARS, menegaskan, bahwa  komitmennya untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang inovatif, berkualitas, dan berdampak bagi masyarakat.

“Kami optimis, ketiga layanan ini memperkuat kemampuan rumah sakit dalam menyediakan layanan diagnostik, promotif, preventif, hingga kuratif melalui dukungan teknologi modern dan kolaborasi dokter spesialis multidisiplin, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih komprehensif di wilayah Bekasi,” kata drg. Melanie Husna usai meresmikan MRI,

Adapun layanan kesehatan baru di Primaya Hospital Bekasi Utara seperti  MRI,dapat memperkuat kemampuan diagnostik rumah sakit melalui pencitraan beresolusi tinggi sehingga membantu dokter menegakkan diagnosis secara lebih cepat dan akurat.

Klik Inews / Poto : Sambutan Direktur Primaya Hospital Bekasi Utara, drg. Melanie Husna, MARS, FISQua.

“layanan kesehatan preventif dan promotif yang membantu masyarakat menjaga kesehatan sejak dini. Layanan meliputi Medical Check Up (MCU), layanan estetik, layanan kesehatan mental, klinik gizi, serta klinik imunisasi untuk berbagai kelompok usia. Wellness Center hadir untuk mendorong masyarakat hidup lebih sehat dan melakukan deteksi dini penyakit,” papar drg.Melanie,

Sementara untuk lakayan kesehatan seperti Brain & Neurospine Center adalah pusat layanan terpadu yang mengintegrasikan kolaborasi Dokter Spesialis Saraf, Dokter Spesialis Bedah Saraf, dan Dokter Spesialis Orthopedi Tulang Belakang.

“Melalui pendekatan multidisiplin, setiap pasien memperoleh evaluasi komprehensif sehingga terapi yang diberikan sesuai indikasi, baik berupa pengobatan, rehabilitasi, tindakan minimal invasif, maupun operasi apabila diperlukan oleh pasien,” tutup drg.Melanie (red).

 

 

 

— Penulis Oleh : Ai —

— Editor : Aisyahra Mulyawati —

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *