Peran Institut STIAMI Cikarang Dan Muhamadiyah Miliki Tanggung Jawab Moral Terhadap Kebangsaan Kedaulatan, Karakter Dan Kepribadian Pemuda Bekasi

BEKASI,Klikinews.com – Dalam rangka mendukung suksesnya Pemilihan  Kepada Daerah serentak 2024, Institut STIAMI Cikarang  berkolaborasi  dengan  Muhamdiyah  menggelar  Seminar Nasional Lembaga Hikmah Dan Kebijakan Publik (LHKP) PDM Kabupaten Bekasi dengan tema “Membangun Faham Kebangsaan :Upaya Meneguhkan  Kedaulatan, Karakter, dan Kepribadian Pemuda Kabupaten Bekasi” bertempat di Kampus B Institut STIAMI Cikarang, Jl.Raya Industri No.69, Mekar Mukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Minggu (23/06/24).

Hadir  sebagai Pemateri Seminar Prof.Dr.KH.Mahmud,M.Si , Rektor UIN Sunan Gunung DJati  Bandung  priode 2019 – 2023, Prof.Dr. Ma’Mun Murod,M.Si  Selaku  Rektor  Universitas  Muhammadiyah  Jakarta. Dan hadir sebagai Keynote Speakers : Ketua DPRD Kabupaten Bekasi HM.BN. Holiq Qodratullah, Rektor Institut STIAMI Dr.Euis Komalawati,S.Sos,M.Si. Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi Budi Muhammad Mustofa,MM. Ketua PDM Kabupaten Bekasi Drs.H.Bokir  Nurhadi. Ketua LHKP Kabupaten Bekasi Suryono Wibowo,S.E. Wakil Ketua Baznas Kabupaten Bekasi H.Royani,M.A, dan Analisis Legislasi Bagian Perancangan UU DPR RI,Dr. Roni Pradana.

“Melalalui kegiatan seminar  nasional ini, Institut STIAMI merasa apresiasi  dan bangga kegiatan ini sangat menarik dan bangga diberikan kesempatan menjadi tuan rumah seminar dengan tema  “Membangun Faham Kebangsaan :Upaya Meneguhkan  Kedaulatan, Karakter, dan Kepribadian Pemuda Kabupaten Bekasi,” ungkap Rektor Institut STIAMI Dr.Euis Kemalawati,S.Sos,M.Si saat dikonfirmasi media klikinews dilokasi acara,

Leih lanjut kata Rektor Institut STIAMI, Pas sekali dengan momen  kebangsaaan, setelah bulan Februari lalu  baru selesai Pemilu 2024  Pemilihan presiden RI. Dan  Saat  ini sudah memasuki tahapan Pemilihan kepala daerah serentak  Pemilihan Gubernur,Wakil Gubernur, Walikota, Wakil Walikota dan Bupati  serta Wakil Bupati pada tanggal 27 November 2024 mendatang.

“Tentunya, Institut STIAMI Cikarang sebagai perguruan tinggi, institusi pendidikan memiliki  tanggung jawab dan moral  yang sama seperti  LHKP dan PDM Kabupaten Bekasi dalam memberikan pemahaman dan mencerdaskan pemuda di Kabupaten Bekasi tentang kedaulatan dan kepribadian pemuda,” jelas Euis Komalawati,

Menurutnya, apa yang disampaikan materi oleh Prof. Mahmud, kaitannya banyak membahas konteknya Politik yang saat ini sedang berlangsung dalam Pilgub dan Pilkada serentak  2024. Bagaimana kemudian  bisa membangun kehidupan Politik yang  demokratis, tetapi juga bisa bermanfaat.

“Itu salah satunya ditunjang dari  intregritas  dari pemudanya juga, karena bicara soal konteks poltiik, maka dari itu, kita  tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak  saja dari penyelenggara Pemilu atau Pilkkada saja. justru  peran sertanya juga dari masyarakat sebagai peserta pemilih sangat dibutuhkan,

“Jadi ketika kita membangun kehidupan politik yang bermartabat, itu bukan hanya dari aspek penyelenggaranya saja, tetapi juga dari masyarakat pun demikian  bersemangat, karena mendapat Pendidikan dari Smeinar terkait hal ini dari perguruan tinggi, juga dari Muhamadiyah untuk bagaimana membangun Pemilu , Pilkada  yang berkualitas yang  bermartabat. Kalau kemudian penyelenggaranya tidak bisa menguatkan, itu akan sia-sia, jadi ini juga harus dibangun kesadaran bersama,” ungkap Euis Komalawati  lagi,

Disitulah kata Rektor Institut STIAMI, peran pemuda sebagai Gen Z diharapkan punya karakter, bagaiamana para  pemuda di Kabupaten Bekasi  yang totalitas dia harus  diberikan edukasi dan pemahaman historikal.  Dengan harapannya adanya seminar ini, pemuda di Kabupaten Bekasi, khususnya buat pemuda sebagai mahasiswa Institut STIAMi Cikarang  memiliki pemahaman yang utuh tentang kebangsaaan,

“Mereka mendapatkan  ilmu dan wawasan dari eksternal menjadi  tuk menambah  wawasan politik, serta  memberikan kekuatan kepada  mahasiswa bagaimana bersikap dalam mensukseskan Pemilu/Pilkada yang cerdas dan bermartabat,” tutur Euis Komalawati (red).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *