KOTA BEKASI, KLIK Inews.com – Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kota Bekasi ,WiWiek Hilwiyah Arief angkat bicara terkait Plt.Walikota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan apresiasi kehadiran Asosiasi Pengusaja Jasaboga Indonesia(APJI)DPC Kota Bekasi pada masa Pandemi covid-19, dalam membantu para pelaku wirausaha UMKM dalam membangkitkan kondisi sektor perekonomian dimasa pandemic, yang saat ini masih berdampak kepada masyarakat dan pelaku UMKM di Kota Bekasi.
“Sebagai ketua yang memimpin semua organisasi di Kota Bekasi, tentunya saya mengucapkan selamat atas pengukuhan para pengurus dan anggotanya, dan sangat apresiasi dengan hadirnya organisasi baru yaitu Asosiasi Pengusaha Jasaboga di Kota Bekasi,” ungkap Wiwiek Hilwiyah Arief saat bincang dengan Klik Inews,usai pengukuhan Apji DPC Kota Bekasi di Graha Wulan Sari, Bekasi Selatan, Selasa ( 18/01/22).
Menurutnya, Pemerintah Kota Bekasi dalam hal ini, sudah sangat bijaksana dalam memberikan kesempatan untuk membuka aturan baru, membuat acara tatap muka, dengan Prokes yang ketat, dengan tujuan sangat baik dalam membangkitkan perekonomian masyarakat Kota Bekasi
“maka dari itu, bagi seluruh organisasi, mari kita bangkit bersama untuk membantu memulihkan perekonomian di Kota Bekasi, melalui usaha mandiri dibidang UMKM,
“kita mengharapkan bahwa masyarakat dan pelaku usaha dapat melihat peluang usaha pada masa pandemi covid-19 ini, seperti kehadiran Apji bisa memberikan pelatihan untuk masyarakat dalam membuka usaha dalam sektor komoditi pangan,” bebernya,
Dari data GOW hingga tahun 2021, tercatat ada 39 organisasi kewanitaan di Kota Bekasi yang aktif, untuk tahun 2022 bertambah lagi satu organisasi yaitu Apji, total ada 40 organisasi dengan proses yang ketat bagi organisasi yang ingin bergabung di GOW harus melalui seleksi Dinas Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Bekasi,
“Pastinya Apji ini akan bisa membantu bangkit warga Kota Bekasi sesuai dengan marsnya, dan kedepannya bisa membuka lahan pekerjaan baru bagi masyarakat Kota Bekasi yang kena Pemutusan Hubungan kerja (PHK) dari perusahaannya efek covid 19 ,” tutur Wiwiek Hilwiyah Arief (sah).