Instruktur Produktivitas NTT Implementasikan  ilmu Dari Bina Intala Kemnaker  Kawal  Peserta PBK 2022

NTT, KLIK Inews.com – Untuk ikut serta dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil dan Kompeten, UPTP Latihan Kerja Provinsi Nusa Tenggara Timur membuka program Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) tahap satu tahun anggaran 2022.

Instruktur  Produktivitas  Dinas Koperasi  Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Nusa Tenggara Timur, Joice John Mesach menyampaikan, PBK tahap satu ini dibuka bagi tenaga kerja sebanyak 6 Paket (96 Orang) peserta yaitu ; Pelatihan Plate Walder SMAW IG (16 orang), Akuntansi Junior (16 orang), Disain Grafis Muda(16 orang), Menjahit Pakaian Dengan Mesin (16 orang), Sepeda Motor Injeksi (16 orang), Proses Produksi Firniture Kayu (16 orang), yang dibantu dari Sumber Dana Kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia,

“semoga silaturahmi dan sinergi yang telah berjalan dapat terus ditingkatkan dalam rangka mengawal SDM kompeten menuju Indonesia maju, tumbuh, serta Indonesia emas tahun 2045,” ungkap Instruktur Produktivitas Joice John Mesach saat dikonfirmasi klikinews.com, Sabtu (12/03/22),

Menurut Joice, yang merupakan Alumni Pelatihan  Instruktur Produktivitas Bina Intala Kemnaker tahun 2020, pembangunan SDM yang berkualitas dan memliki keterampilan yang mampu bersaing dalam memasuki dunia industri  dan dunia usaha mandiri, merupakan salah satu target utama pemerintah saat ini. Hal tersebut ini sangat  membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat, dan akan menjadi salah satu ancaman jika kita tidak bisa menyikapinya,

“komunikasi adalah salah satu keterampilan yang sangat penting , harus dikembangkan oleh para peserta pelatihan masyarakat NTT untuk menuju kehidupan yang lebih sukses. Jadi jangan sia-siakan kesempatan emas ini untuk bisa meng-upgrade skill, serta proses pendewasaan dalam menyongsong era baru dalam kehidupan kalian nantinya, yaitu masuk dan bersaing di pasar kerja,” papar Joice,

Sebagai  pembuktiannya dalam meng-implementasikan ilmu hasil pelatihan yang diberikan oleh Direktorat Bina Intala Kemnaker tahun 2020, Joice tentunya memiliki peranan penting dalam membantu Pemerintah untuk mengawal dan mempersiapkan SDM Indonesia Kompeten dari daerah NTT,

“tentunya fenomena ini bisa menjadi peluang bagi para peserta pelatihan tahun 2022  di NTT.  Bahkan menjadi bencana apabila mulai sekarang kita tidak menyikapi dengan salah satunya menyiapkan SDM-SDM terampil yang adaptif baik di pasar kerja maupun dalam IPTEK,” tuturnya (asm).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *