KOTA BEKASI, KLIK INEWS.COM – Akibat terpengaruh minuman keras, Oknum Anggota Satpol PP Kota Bekasi bernama Zainul Amri Lubis (ZAL) mengamuk dan mengancam petugas Primaya Hospital Bekasi Barat, Jumat malam ( 22/07/22) pukul 19.WIB di depan ruang UGD Lantai 2, Primaya Hospital Bekasi Barat, Jl.KH.Nour Alie Kav 17- 18 Kalimalang, Bekasi Selatan,Kota Bekasi, Jawa Barat.
Kronologis kejadian pada hari Jumat malam (22/07/22 ) pukul 19.00 Pasien Ny Erlina sang Istri datang ke UGD dengan di antar oleh suami ZAL dengan menggunakan seragam Satpol PP lengkap. Selanjutnya pasien Ny Erlina di bantu oleh Security bernama Joko Purnomo dan di arahkan ke perawat UGD untuk dilakukan pemeriksaan awal.
“Saat pasien sedang dilakukan pemeriksaan di UGD, petugas meminta suami untuk melakukan pendaftaran, sesuai prosedur. Namun Zainul Amri lubis berteriak dan memaki- maki & mengancam petugas dan Security dengan berbahasa kasar dan tidak pantas ,” ungkap Manager Marketing Tb.Yadi Haryadi saat dikonfirmasi klikinews.com, Sabtu pagi (23/07/22).![]()
Disaat ZAL membuat keributan dan memaki-maki petugas dan Sekurity Primaya Hosiptal Bekasi Barat. Danru Security Setiawan melakukan tindakan persuasif dan menenangkan suami pasien.
“tetapi karena suami pasien dalam pengaruh minuman keras, Danru asep mendapatkan ancaman kekerasan. Dengan ancaman akan di potong menggunakan golok. Pelaku akan menghubungi preman-preman untuk datang ke rumah sakit Primaya Hospital Bekasi Barat dengan membawa senjata tajam,” ujar Yb. Yadi menirukan ucapan Pelaku
Selanjutnya Ibu Sherly selaku pihak Primaya menyampaikan edukasi dan ketentuan di area rumah sakit terhadap pelaku. Tetapi pelaku merasa tidak terima dan kembali memaki dengan kata – kata kasar dan tidak pantas terhadap Ibu Sherly, dan mengancam melakukan tindak kekerasan,”bebernya
Tak terima dengan kerusuhan dan ancaman tersebut, pihak managemen Primaya Hospital melakukan tindakan, dan berkoordinasi dengan Babinsa Kayuringin Jaya Serka Darjo, Bimaspol, Reskrim Polsek Bekasi Selatan, Katim Presisi Polres Metro Bekasi Kota, dan berkoordinasi dengan Danki Satpol PP Bekasi Kota bernama Rahmat dengan dihadirkan saksi-saksi kuat bernama Joko Purnomo (Security), Asep Septiawan (Security) , Najmul Hidayat (Security), Serly (Perawat), Tri (Perawat), Yusnidar ( Perawat UGD). Dan bukti lain rekaman perkataan kasar dan ancaman kekerasan dari pelakuDari data review CCTV (asm).