JAKARTA (Klikinews.com) – Melalui Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-10, Kementrian Kelautan Dan Perikanan (KKP) terus memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya ikan lokal sebagai sumber pangan berprotein tinggi dan tentunya menyehatkan untuk menciptakan generasi emas yang sehat, cerdas dan berenergi.
Pada Harkannas tahun 2023, KKP juga mencanangkan tahun Tuna 2024 untuk mendorong peningkatan ekspor tuna sekaligus angka konsumsi tuna domestik ‘Ikan untuk Generasi Emas’ ini, “bersama kita jadikan ikan sebagai sumber protein utama yang menyehatkan serta meningkatkan kualitas generasi unggul calon penerus bangsa,” ungkap Dirjen PDSPKP KKP, Budi Sulistiyo dalam penutupan Harkannas yang berlangsung di Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (21/11/2023). ![]()
Selain memberikan edukasi kepada Masyarakat akan pentingnya ikan lokal sebagi sumber protein, melalui Ulammart, KKP melalui Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) memberikan satu format pemasaran dan pendampingan UMKM melalui kurasi yang sangat ketat mencakup administrasi usaha, rasa, hingga kemasan produk.
“Kementrian Kelautan Dan Perikanan menjadikan Ulammart sebagai salah satu percontohan wadah fasilitasi UMKM Perikanan untuk dapat naik kelas. Melalui Ulammart, Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan memberikan satu format pemasaran dan pendampingan UMKM melalui kurasi yang sangat ketat mencakup administrasi usaha, rasa, hingga kemasan produk,” ujar Budi.
Lebih lanjut, Budi memaparkan, produk yang dihasilkan harus memiliki sertifikasi kelayakan pengolahan (SKP) dan perijinan lainnya, serta rasa dan kemasannya memenuhi syarat. Program Ulammart akan dikembangkan secara bertahap mulai tahun 2024.
“kita berharap masing-masing Kabupaten nantinya bisa memiliki minimal satu Ulammart sebagai sentra kurasi, pemasaran hingga pendampingan UMKM. Khusus UMKM yang tak lolos kurasi, menjadi tugas Ditjen PDSPKP bersama Dinas Kelautan Perikanan daerah untuk melakukan pendampingan hingga produk mereka bisa lolos,”
“Kami lakukan kegiatan ini secara bersama sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan daerah dan kami telah punya satu pilot project di Stasiun Gambir. Disini konsepnya bukan warung oleh-oleh atau toko oleh oleh tetapi kita arahkan UMKM menjadi naik kelas setelah dikurasi,” ujarnya.
Dalam peringatan Harkannas ke-10 Tahun 2023 kali ini, KKP memamerkan sejumlah produk perikanan unggulan daerah serta binaan Ulammart. Tujuannya untuk menginspirasi publik dalam meminati sekaligus menikmati ikan. Saat ini ikan tidak hanya dijadikan lauk, namun sudah banyak varian olahannya menjadi camilan atau kudapan sarat gizi, seperti biskuit ikan, egg-roll ikan, cake ikan, pudding ikan, dan lain- lain. ![]()
“Ragam produk tersebut membuktikan, bahwa olahan ikan sudah tidak amis lagi dan enak untuk camilan sehat. Karenanya, pada acara Harkannas kali ini juga dibagikan biskuit ikan gratis bagi anak-anak. Biskuit yang dilengkapi dengan hidrolisat protein ikan,” ucapnya.
Menurut Budi, tema Harkannas ”Ikan untuk Generasi Emas’’ meliputi dua konsekuensi logis. Pertama, mewujudkan sumber daya ikan secara keberlanjutan, sehingga ikan akan tetap bisa dinikmati oleh generasi yang akan datang. Kedua, menjadikan ikan dengan segala keunggulan kandungan gizi terutama protein, asam lemak omega 3, dan mikro nutrient lainnya menjadi penopang ketahanan pangan nasional, pemenuhan gizi, sekaligus investasi untuk mewujudkan generasi emas 2045.
“Kedua isu ini sama-sama penting karena Indonesia akan menghadapi bonus demografi tepat di usia 100 tahun pada 2045 nanti. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Indonesia untuk menyiapkan dan mewujudkan generasi emas, yaitu generasi muda Indonesia yang berkualitas, berdaya saing, dan berperadaban unggul,” bebernya