Momen HUT RI ke-79 :Pemerintah  Berikan Kado Istimewa Energi Listrik Untuk Surya, Warga Tepi Sungai Samba

JAKARTA,Klikinews.com – Petugas kebersihan bernama Surya (49) warga yang tinggal di tepi Sungai Samba, Desa Samba Bakumpai, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah tersenyum sumringah saat mendapat kado Istimewa di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke- 79 dari Pemerintah sebagai komitmennya untuk memberikan  energi listrik untuk semua.

Surya menyambut baik para petugas yang datang untuk menyambung listrik di rumahnya yang berada di tepi sungai. Ia adalah salah satu dari 122.000 rumah tangga penerima program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) gratis dari pemerintah pada tahun 2024.

“Saya sudah hidup puluhan tahun dirumah peninggalan orang tua tanpa listrik. Pada tahun 2019, ia menyalur listrik dari rumah kerabatnya untuk sekadar memberi penerangan di malam hari untuk anak-anaknya belajar. Perasaan tidak enak kerap ia rasakan saat menyalakan lampu di malam hari karena harus berbagi dengan tetangganya tersebut. Sedangkan untuk memiliki listrik sendiri, ia mengaku belum mampu,” ungkap Surya saat dikutip dari Humas ESDM,

Lebih lanjut kata Surya, yang mengaku ingi n memiliki listrik sendiri, namun  dari dulu penghasilan  hanya cukuk untuk makan sehari-hari aja. “Pengen juga dari dulu saya memiliki Listrik sendiri,  dari penghasilan kerja ditabung, tapi belum kesampaian, kerena biaya untuk  pasang baru Listrik ya habis untuk keperluan lain, apalagi sekarang anak-anak pada sekolah semua kebutuhan semakin meningkat,” jelasnya

Surya (49) warga yang tinggal di tepi Sungai Samba, Desa Samba Bakumpai, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah tersenyum sumringah saat mendapat kado Istimewa di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke- 79 dari Pemerintah (klikinews poto /dok.Humas Kementrian ESDM ) Sabtu (17/08/24).

Dengan adanya bantuan ini,kata Surya,  membuatnya berharap kehidupan keluarga kecilnya akan lebih baik dengan kehadiran listrik. Ia memiliki mimpi yang besar untuk memberi pendidikan yang tinggi kepada anak-anaknya. Dirinya yang hanya lulusan sekolah dasar (SD) merasa sulit mendapatkan pekerjaan untuk memberikan kehidupan yang layak bagi keluarganya. Tekadnya adalah membuat anaknya dapat hidup lebih baik dibandingkan dirinya.

“Saya bersyukur pada yang maha kuasa.  Di hari kemerdekaan ini , saya mendapat kado yang sangat Istimewa. Terima kasih untuk pemerintah dan pihak yang memberi bantuan cahaya energi Listrik, bagi keluarga adalah Cahaya kebaikan yang akan sangat bermanfaat . Mudah-mudahan saudara-saudara atau teman-teman yang lain juga bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah juga,” ujar Surya dengan Bahagia,

BPBL merupakan program Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan dan mendapat dukungan Komisi VII DPR RI. Harapan masyarakat seperti Surya untuk meningkatkan taraf hidup merupakan salah satu tujuan Pemerintah saat meluncurkan Program BPBL.

“Selain meningkatkan rasio elektrifikasi, program BPBL juga diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses Listrik diberikan kepada masyarakat yang tempat tinggalnya sudah dilalui jaringan listrik PT PLN (Persero) namun belum mampu untuk menyambung Listrik,”  kata  Direktur Jenderal Ketenagalistrikan ESDM Jisman Hutajulu di Jakarta pada Sabtu (17/08/24).

Melalui momen Kemerdekaan ini, kata Jisman, masih terdapat masyarakat kurang mampu belum Merdeka dari energi Listrik  yang sudah dilewati jaringan listrik PT PLN (Persero) di depan rumah, namun belum bisa mendapatkan akses listrik secara langsung sebagai pelanggan PLN.  “Hal ini dikarenakan ketidakmampuan Surya untuk membayar biaya pasang baru listrik, sehingga harus menyalur atau berbagi sambungan listrik dengan tetangganya,” ungkap Jisman,

Pada tahun 2019, Surya menyalur listrik dari rumah kerabatnya untuk sekadar memberi penerangan di malam hari untuk anak-anaknya belajar (klikinews poto / dok. Humas Kementrian ESDM).

Tahun 2022 lalu Kementerian ESDM menargetkan sebanyak 80.000 rumah tangga untuk mendapatkan sambungan listrik gratis melalui program BPBL. Capaian BPBL tahun 2023 pun melampaui target. Dari target 125.000 rumah tangga, penerima manfaat BPBL terealisasi 131.600 rumah tangga atau 105,28%. Pada tahun 2024 ini program BPBL akan dilanjutkan kembali dengan target 122.000 rumah tangga. Apabila anggaran tambahan sudah tersedia akan ditingkatkan menjadi 150.000 rumah tangga yang tersebar di 36 Provinsi.

“Dalam melaksanakan program ini, Kementerian ESDM terus komitmen menugaskan PLN untuk melaksanakan kegiatan pengadaan dan pemasangan BPBL. Di mana calon penerima BPBL merupakan rumah tangga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), berdomisili di daerah Terluar, Terdepan, dan Tertinggal (3T) dan/atau layak menerima BPBL berdasarkan validasi kepala desa/lurah atau pejabat yang setingkat (Valdes).  Surya sebagai salah satu penerima manfaat program BPBL menjadi contoh nyata kado kemerdekaan bagi masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki akses untuk mendapatkan listrik secara mandiri,”tuturnya (red).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *