BANTEN,Klikinews.com – Soft Tissue Tumor (STT) atau benjolan jinak di bawah kulit merupakan kondisi umum yang sering dikeluhkan oleh masyarakat, namun memang tidak dapat langsung ditangani. hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Bakti Sosial, dr.Ridwan Tandiawan, Sp.PD. Bahwa Soft Tissue Tumor adalah kondisi medis yang umum ditemui, namun kerap diabaikan karena dianggap tidak berbahaya atau karena keterbatasan biaya untuk operasi.
“Bila dibiarkan, beberapa benjolan bisa tumbuh membesar, mengganggu fungsi gerak, atau menimbulkan infeksi. Oleh karena itu, melalui program ini, kami ingin memberikan intervensi dini yang efektif sekaligus edukasi yang tepat kepada masyarakat,” jelas dr. Ridwan Tandiawan, Sp.PD dari Primaya Hospital Pasar Kemis, Tangerang kepada media, Minggu (11/05/2025) saat menggelar bakti Sosial operasi Soft Tissue Tumor.
Lebih lanjut kata dr.Ridwan, pasien-pasien yang mengikuti bakti sosial ini mayoritas telah hidup bertahun-tahun dengan benjolan di tubuh mereka, beberapa di antaranya mengalami ketidaknyamanan hingga gangguan aktivitas. “Dengan diangkatnya benjolan tersebut, mereka dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan percaya diri,” tambah dr. Ridwan Tandiawan,
Melalui kegiatan bakti sosiao ini kata dr. Ridwan, Primaya Hospital Pasar Kemis juga ingin mengedukasi masyarakat bahwa tidak semua benjolan bersifat ganas, namun tetap perlu diperiksakan. Pemeriksaan dan tindakan sedini mungkin dapat mencegah komplikasi lebih lanjut. Pemeriksaan STT bisa dilakukan di layanan primer, dan rujukan ke spesialis tidak harus menunggu hingga kondisi parah.
“Kami berharap kegiatan bakti sosial ini tidak hanya berdampak pada 40 pasien yang mendapat layanan, tapi juga menjadi pemicu kesadaran bagi masyarakat luas untuk lebih proaktif menjaga kesehatan. Jangan tunggu benjolan membesar atau sakit baru memeriksakan kondisi kesehatannya.” tutup dr.Ridwan Tandiawan, Sp.PD (red).