KOTA BEKASI,JABAR,Klikinews.com – Maraknya Ancaman siber (Cyber threats) di era digital adalah segala bentuk potensi bahaya yang menyasar sistem informasi, jaringan komputer, perangkat digital, dan data melalui dunia maya (internet). Ancaman ini dapat menyebabkan pencurian, perusakan, manipulasi data, gangguan layanan, hingga kerugian finansial dan reputasi.
Hal tersebut menjadikan kegiatan pengabdian Masyarakat (ABDIMAS )para mahasiswa/mahasiswi Jurusan Fakulitas ilmu Komunikasi (Fikom) yang dibimbing oleh Dosen Fikom Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Bekasi, Dr.Rr. Dinar Soelistyowati, A.Md, S.Sos, M.M., M.I.Kom langsung kelapangan dalam rangka sosialisasi ilmu komunikasi dengan Siswa/wi SMA Korpri Bekasi dengan tema “ Upaya Memitigasi Ancaman Di Dunia Maya Di Era Digital “ pada Senin (19/05/2025).
“Di Era digital saat ini, pentingnya para siswa SMA Korpri Bekasi mengenal ancaman siber mencakup tindakan-tindakan berbahaya, baik yang disengaja (misalnya peretasan) maupun tidak disengaja seperti kesalahan pengguna atau kelalaian system,” ungkap Dosen Fikom Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Bekasi, Dr.Rr. Dinar Soelistyowati saat dikonfirmasi media klikinews.com,

Lebih lanjut kata Dinar, tindakan berbahaya yang disengaja Ini adalah ancaman yang dilakukan dengan maksud tertentu dan biasanya bersifat jahat. Pelakunya sadar dan berniat untuk merusak, mencuri, atau mengambil alih sistem atau data, Contohnya :
1.Peretasan (hacking): Seseorang secara ilegal membobol sistem komputer untuk mencuri data, mengubah informasi, atau melumpuhkan layanan.
2.Malware: Penyebaran perangkat lunak berbahaya seperti virus, ransomware, atau trojan horse yang dirancang untuk merusak sistem atau memeras korban.
3.Phishing: Upaya untuk menipu seseorang agar memberikan informasi sensitif seperti kata sandi atau nomor kartu kredit.
Tindakan Berbahaya yang Tidak Disengaja seperti : Ancaman ini terjadi bukan karena niat jahat, melainkan karena kelalaian, ketidaktahuan, atau kesalahan teknis. Meskipun tidak disengaja, akibatnya tetap bisa merugikan.
Kesalahan pengguna (Human error): Misalnya, seorang pegawai tanpa sengaja mengirimkan file sensitif ke alamat email yang salah, atau menggunakan kata sandi yang lemah. Kelalaian sistem: Bisa terjadi ketika perangkat lunak tidak diperbarui (update) sehingga menjadi rentan terhadap eksploitasi. “ Konfigurasi yang salah: Salah atur pada sistem keamanan atau jaringan dapat membuka celah bagi penyerang.

Adapun Jenis-Jenis Ancaman Siber : Phishing & Social Engineering, Malware (virus, worm, ransomware, spyware), Serangan DDoS, Peretasan (Hacking), Kebocoran Data Pribadi,dan Serangan Insider
Ditempat yang sama, Wakil Kepala SMA Korpri Bekasi Bidang Kesiswaan ,Heri Muyono,M.Pd mengapresasi atas giat Pengabdian Masyarakat oleh Dosen dan para mahasiswa jurusan Fakulitas Ilmu Komunikasi Ubhara Jaya Bekasi ini yang dapat berbagi ilmunya untuk para siswa/wi SMA Korpri Bekasi
“ Atas nama SMA Korpri Bekasi,mengucapkan terima kasih atas dedikasi Dosen dan para mahasiswa jurusan Fikom dari Ubhara Jaya, karena telah memberikan Pendidikan baru dan ilmu yang sangat penting terkait bahayanya Mitigasi Ancaman Siber Di Era Digital, dengan tujuan sangat baik dapat Melindungi Data Sistem, Dan Identitas di Dunia Maya yang saat ini para siswa SMA Korpri Bekasi aktif menggunakan di media sosial,” tutur heri Mulyono (red).