Yayasan Bani Saleh Bekasi : Hormati Arahan Gubernur Jawa Barat Soal Wisuda Tidak Perlu Keluar Kota

KOTA BEKASI,JABAR,Klikinews.com  —  Yayasan Bani Saleh Bekasi menanggapi arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, terkait pembatasan kegiatan perpisahan atau wisuda pergi ke luar kota. Pihak yayasan menegaskan mendukung kebijakan tersebut demi meringankan beban orang tua murid.

Ketua Yayasan Bani Saleh,Muhammad Rizqie Ahmadhi mengtakan,bahwa imbauan dari Gubernur Jawa Barat bukanlah larangan mutlak, melainkan arahan agar kegiatan perpisahan siswa dilakukan secara sederhana dan tidak memberatkan wali murid.

“Kalau larangan itu bukan sebagai larangan. Itu kan arahan Pak Dedi Mulyadi hanya ingin meminimalisir gejolak wali murid, terutama di sekolah negeri yang sering ada biaya besar. Kalau di sekolah swasta seperti kami, sudah tertakar dari awal,” ujar saat ditemui, Selasa (21/6/2025) saat menghadiri perpisahan SMP Bani Saleh Kota Bekasi di Jl.Kartini, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi,

(k klik inews poto ) : Ketua Yayasan Bani Saleh,Muhammad Rizqie Ahmadhi.

Pihak yayasan mengakui, bahwa edaran dari Gubernur tidak bersifat akademik, melainkan hanya mengatur teknis pelepasan siswa agar tidak berlebihan, misalnya dengan penggunaan istilah wisuda untuk tingkat TK hingga SMA yang dianggap kurang tepat.

“Kami menghormati keputusan beliau. Edaran itu memang bukan SK, tapi tetap kami hargai. Bagaimanapun juga kami memiliki payung hukum, keputusan provinsi turun ke kota, lalu ke sekolah-sekolah swasta di Bekasi,” lanjutnya.

Yayasan Bani Saleh memastikan kegiatan perpisahan di lingkungan sekolah sudah terprogram sejak awal tahun ajaran dengan biaya yang transparan, tanpa pungutan tambahan di tengah jalan. “Alhamdulillah, di Bani Saleh tidak ada pungutan mendadak. Kami terbuka dengan wali murid, kalau ada keluhan kami siap mendengar. Prinsipnya, jangan sampai memberatkan orang tua,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Kepala SMP Bani Saleh 1 Bekasi, Ichda Rachmawati   menambahkan, meski di awal sempat muncul keinginan sebagian orang tua untuk menggelar perpisahan di gedung besar seperti angkatan sebelumnya, pihak sekolah tetap memberikan pemahaman secara bertahap.

“Namanya juga orang tua, kadang membandingkan dengan kakak kelasnya dulu yang perpisahan di gedung. Tapi kami terus berikan pemahaman demi kebaikan sekolah, yayasan, dan anak-anak,” kata dia.

Selain mendukung arahan Gubernur, SMP Bani Saleh 1 Bekasi juga menekankan pentingnya pendidikan karakter dan agama di sekolah. Para siswa dibiasakan menjalankan salat sunah, salat berjamaah, hafalan, hingga menulis Al-Qur’an.

“Kami persiapkan anak-anak dari segi akademik dan agama. Harapannya mereka tidak hanya bertanggung jawab di dunia, tapi juga di akhirat,” tutup Ichda Rachmawati (red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *