KOTA BEKASI,JABAR,Klikinews.com – Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) jatuh pada tanggal 9 Desember 2025. Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ) menyelenggarakan berbagai kegiatan seminar nasional mengandeng narasumber dari Komisi Pembrantasan Korupsi(KPK) pada Kamis (11/11/2025) bertempat di Auditorium Kampus Ubhara Jaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi.
Seminar Nasional tersebut merupakan semester ganjil yang diikuti oleh mahasiswa/wi Ubhara Jaya tahun akademik 2025/2026, dengan menghadirkan narasumber dari Deputi Bidang Pendidikan dan Peran serta Masyarakat KPK, Dian Novianthi,.S.Psi.,M.M

Dalam sambutannya, Rektor Ubhara Jaya, Irjen.Pol (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M mengatakan, diselenggarakannya seminar nasional ini, dengan tujuan menanamkan integritas, membangun budaya anti korupsi kepada para mahasiswa Ubhara Jaya tahun akademik 2025/2026,![]()
“Intinya, pihak perguruan tinggi Universitas Bhayangkara memiliki peran dan tanggung jawab dalam memberikan pemahama tentang pencegahan dan pemberantasan korupsi, untuk membentuk mahasiswa yang berintegritas dan berkontribusi mewujudkan Indonesia Emas,”ungkap Irjen.Pol (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M
Deputi Bidang Pendidikan dan Peran serta Masyarakat KPK, Dian Novianthi,.S.Psi.,M.M mengungkapkan,peran serta Masyarakat, khusunya di perguruan tinggi adalah membangun ekosistem integritas melalui Pendidikan Antikorupsi (PAK), mencetak calon generasi lulusan perguruan tinggi dan pemimpin berkarakter kuat, serta mendorong partisipasi aktif civitas akademika dalam menciptakan kampus bersih melalui program seperti Penguatan Integritas Ekosistem Perguruan Tinggi (PIEPT), integrasi kurikulum, pengembangan Zona Integritas, dan kampanye nilai antikorupsi, agar mahasiswa menjadi agen perubahan yang berintegritas dan berani melawan korupsi sejak dini.

“disini,peran KPK, khususnya dibidang Pendidikan dan peran serta Masyarakat adalah mendorong kebijakan pendidikan anti korupsi di tingkat nasional, khususnya kepada mahasiswa/wi di kampus Ubhara Jaya ini,” kata Dian Novianthi saat di wawancara media klikinews, Kamis (11/11/2025) di Ubhara Jaya Bekasi,
Selain itu kata Dian, pengembangan kurikulum membantu menyisipkan materi anti korupsi ke dalam mata kuliah umum seperti Pancasila, Agama, Kewarganegaraan. Dan Pengembangan Kapasitas, serta melatih dosen, staf, dan mahasiswa dalam nilai integritas.
“Kami di KPK sendiri sudah menerapkan program seperti PIEPT untuk memperkuat tata kelola dan integritas kampus, serta membuat Zona Integritas (ZI). Melakukan kampanye dan sosialisasi kuliah tamu, seminar, workshop, dan membuat konten kreatif melalui film dan lagu untuk menyebarkan nilai antikorupsi,” jelasnya
Menurutnya, peran Perguruan Tinggi sebagai Sivitas Akademik Adalah benteng intregritas untuk menjadi garda terdepan akal sehat dan kontrol sosial terhadap korupsi sebagai pencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang Berintegritas,
“Menciptakan lulusan yang unggul secara akademik sekaligus berkarakter kuat jujur, berani, beretika, mendorong transparansi dan akuntabilitas, serta mencegah bibit koruptor di area perguruan tinggi . Dan menjadi agen perubahan untuk mendorong mahasiswa/wi Ubhara Jaya untuk tidak apatis dan aktif melawan korupsi sejak dini,” ungkapnya,

Ditempat yang sama ,Wakil Rektor 1 Unversitas Bhayangkara Jakarta Raya,Prof. Dr. Istianingsih, S.E., M.S.Ak menambahkan, kuliah umum ini dilaksanakan menjadi inisiasi Ubhara Jaya . karena memang masalah korupsi itu sudah menjadi konsen, dan Ubhara Jaya melalui Visinya menjadi Universitas unggul ditingkat level Nasional maupun di level Internasional yang berwawasan kebangsaaan,
“terutama masalah korupsi, kita akomodasi bukan hanya menghadirkan seminar kuliah umum saja, tetapi system kami terus berjalan . Salah satunya, Ubhara jaya sudah menghadirkan pusat penelitian kajian ilmu kepolisian dan anti korupsi,”ujar Prof.Dr.Istianingsih kepada media klikinews,
Selain itu, kata Prof.Istianingsih, Ubhara Jaya sudah terapkan juga di dalam kurikulum dan masukan kedalam mata kuliah wajib Ubhara mengenai karakter building isinya adalah pendidikan anti korupsi.
“Kemudian Ubhara jaya juga snagat konsentrasi dengan masalah intregritas,karena rohnya anti koruspi ini dari pembangunan Intregritas yang selaras dengan Permendigbud Nomor 39 tahun 2021 tentang intregritas akademik Pendidikan tinggi. Ubhara Jaya sendiri sudah membentuk 4 pedoman dasar untuk mengimplementasikan agar intregritas ini terus berjalan dan ditegakan. Kemudian Ubhara juga memiliki SOP pelaporan intregritas akademik,”tutupnya (red/ai).