Kecelakaan KRL Vs KAJJ Jadi Evaluasi,Komisi I DPR RI Mahfudz : Jalur Bekasi Harus Jadi Prioritas,Karena Masyarakat Bekerja Bergantung Pada KRL

KOTA BEKASI,JABAR,Klikinews.com –  Insiden kecelakaan maut antara kereta rel listrik (KRL) dan kereta jarak jauh Agro Bromo yang menyebabkan 16 korban jiwa meninggal dunia terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi , Senin (27/4/2026) pukul 20.50 WIB. Menjadi duka mendalam untuk semuanya, khususnya keluarga korban yang ditinggalkan anggota keluarganya dan masih banyak korban luka-luka masih dalam perawatahn di Rumah Sakit.  

Insiden tersebut mendapat sorota dari Anggota Komisi I DPR RI,Mahfudz Abdurahman dari Dapil Jawa Barat VI – Kota Bekasi dan Kota Depok,turut menyampaikan duka mendalam atas peristiwa kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur  yang merupakan Daerah Pemilihannya(Dapil) Kota Bekasi,

“kejadian ini bukan sekadar insiden transportasi, tetapi musibah yang langsung dirasakan oleh warga Bekasi. Ini adalah musibah warga kita. Banyak korban adalah masyarakat Bekasi yang setiap hari bergantung pada KRL untuk bekerja dan menjalani aktivitas. Kami sangat berduka atas kejadian ini,” ujar Mahfudz Abdurahman saat di konfirmasi media klikinews, Rabu (29/4/2026).

Menurut Mahfudz, Sebagai wilayah dengan mobilitas komuter yang sangat tinggi, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi menjadi salah satu penopang utama pergerakan ekonomi buat pekerja ke Jakarta dan sekitarnya. Karena itu, Mahfudz menilai aspek keselamatan di jalur Bekasi harus menjadi perhatian serius.

Lebih lanjut, Mahfudz juga  menyampaikan sangat setuju dengan pernyataan  Presiden RI, Prabowo Subiyanto saat melakukan kunjungan korban laka ke RSUD Kota Bekasi pada Selasa 28 April, dan mendorong dilakukannya investigasi secara menyeluruh dan transparan dalam kecelakaan maut tersebut,

“khususnya terhadap kondisi jalur dan sistem operasional di lintas Bekasi yang dikenal padat. Lintas Bekasi adalah jalur sibuk dengan intensitas tinggi. Evaluasi harus dilakukan secara serius dan menyeluruh agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali dan tidak menelan korban jiwa lagi,” ujarnya.

Poto /Aisyahra Mulyawati : Tim SAR,TNI,Polri Terus berupaya Evakuasi Gerbong Rel Pasca Kecelakaan KAJJ Menabrak KRL di Stasiun Bekasi yang menelan korban16 jiwa meninggal dunia,Senin malam (27/4/2026).

Di tengah situasi duka ini, Mahfudz juga mengimbau semua pihak untuk menjaga kondusivitas dan mengedepankan empati dalam komunikasi publik. “Masyarakat Bekasi sedang berduka. Mari kita jaga suasana tetap tenang, hindari spekulasi, dan fokus pada penanganan serta solusi,” pesannya,

Mahfudz juga menyatakan komitmennya sebagai wakil rakyat  dapil Kota Bekasi untuk mengawal proses ini, termasuk memastikan hak-hak korban terpenuhi, baik dari sisi santunan maupun jaminan pemulihan ke depan.

“saya juga berharap,dengan kejadian ini menjadi momentum untuk PT.KAI dan pihak terkait agar memperkuat sistem transportasi yang lebih aman dan berpihak pada kebutuhan warga, khususnya para komuter line di wilayah Bekasi,”jelasnya,

Dalam situasi saat ini yang masih berduka,disini Komisi DPR RI  menegaskan, bahwa fokus utama harus pada penanganan korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka. Dan meminta seluruh pihak bergerak cepat memastikan evakuasi, perawatan medis, serta pendampingan kepada keluarga korban berjalan optimal.

“Pastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik. Keluarga juga harus mendapatkan informasi yang jelas dan pendampingan yang layak. Kami dari Komisi I DPR RI juga akan ikut mengawal agar warga Bekasi yang menjadi korban benar-benar mendapatkan haknya secara utuh,”ujar Politisi PKS ini (red).

 

 

 

Penulis : Ai

Editor   : Aisyahra Mulyawati

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *