Antisipasi Bahaya Debu Abu Vulkanik,Dinkes Kota Bekasi Bagikan Masker Kepada Pengendara Dan Pengguna Jalan

KOTA BEKASI,JABAR,Klikinews.com – Dinas Kesehatan Kota Bekasi bagikan ribuan masker di Simpang BCP untuk mengantisipasi bahaya debu abu vulkanik erupsi Anak Gunung Krakatau. Langkah ini diambil sebagai respons cepat Pemkot Bekasi terhadap penurunan kualitas udara yang berisiko menimbulkan penyakit saluran pernapasan bagi para pengendara dan masyarakat sekitar. 

Aksi pembagian masker secara gratis ini dipusatkan di kawasan padat lalu lintas Simpang Bekasi Cyber Park (BCP). Petugas dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi turun langsung menghampiri pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat, untuk membagikan masker guna mengurangi risiko paparan debu tajam mikroskopis yang dibawa oleh sebaran angin erupsi.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Hadi Prabowo, menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan tindakan preventif guna melindungi warga dari risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan iritasi mata.

“Partikel debu abu vulkanik mengandung bahan tajam yang sangat sensitif terhadap saluran pernapasan dan mata. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan bergerak cepat di titik-titik krusial seperti Simpang BCP ini. Kami ingin memastikan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan terlindungi secara optimal dari dampak penurunan kualitas udara pasca-erupsi Anak Gunung Krakatau,” ujar Hadi Prabowo di Lokasi, Selasa (8/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Hadi Prabowo membagikan beberapa imbauan dan panduan penting bagi warga Kota Bekasi untuk menghadapi kondisi lingkungan saat ini.  Wajib mengenakan masker tertutup rapat saat beraktivitas di luar rumah guna menyaring partikel debu halus. “Pengendara roda dua disarankan mengenakan kacamata atau helm bernon transparan untuk meminimalkan risiko iritasi mata,” jelasnya,

​Dan Imbauan terakhir, batasi Aktivitas Luar Ruangan  Kurangi kegiatan di luar rumah jika tidak mendesak, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan penderita kelainan pernapasan. “Manfaatkan Fasilitas Kesehatan,dan Segera periksakan diri ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat jika mengalami gejala sesak napas, batuk parah, atau iritasi mata,” tutup Hadi Prabowo (red).

 

 

 

— Oleh : Tim Redaksi —

— Editor : Aisyahra Mulyawati —

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *