Data Coklit Pilkada Sudah Capai 97 Persen,KPU Kota Bekasi Optimis Pantarlih Bisa Mencapai 100 Persen

KOTA BEKASI, JABAR, Klikinews.com  –  Pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) tim Pantarlih yang sudah berjalan pad atanggal 24 Juli 2024.  Hal terbut disampaikan Ketua KPU Kota Bekasi Ali Syaifa As , bahwa  proses Coklit data pemilih  Pilkada 2024  per tanggal 19 Juli  sudah mencapai 97 persen.

“Temen-temen Pantarlih optimis proses coklit bisa rampung seratus persen di sisa waktu tinggal lima hari lagi. Karena progresnya cukup baik dan meningkat dan mendekati 100 persen. Pada hari ini data sudah ada di angka 97 persen,” kata Ketua KPU Kota Bekasi, Ali Syaifa As saat dikonfirmasi klikinews di Hotel Imperial Aston Bekasi usai Pembukaan Raker penyusunan materi dan strategi  sosialisasi pendidikan pemilih pada pelaksanaan Pilkada serentak 2024 pada  Jumat (19/07/24).

Lebih lanjut kata Ali, Coklit per tanggal 18 Juli 2024 sudah ada data  warga  97 persen,  dengan waktu tersisa satu minggu mudah-mudahan rampung sesuai target KPU .  Untuk proses Coklit, petugas Pantarlih terus  bekerja keras untuk mengoptimalkan kerja di lapangan. Tentunya di bawah pendampingan jajaran KPU beserta Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

“Semua tim Pantarlih dilapangan  telah berupaya dengan baik, kadang mereka juga harus membagi waktunya dengan pekerjaan , baik di kantor, maupun di rumahnya bagi petugas  Pantarlih  yang sudah  berumah tangga.  Saya  yakin coklit memenuhi target sesuai batas waktu. Yakni rampung pada 24 Juli 2024 yang sudah ditentukan,” tutur Ali,

Selama satu bulan dari tanggal 24 Juni sampai 24 Juli 2024, Petugas Pantarlih yang didampingi tim KPU Kota Bekasi, tentu disisa waktu  tinggal 3 persen lagi yang ada terus  di optimalkan dan maksimalkan untuk mendata warga,

“Sjauh  ini  dari laporan  Komisioner, ada beberapa kendala dijumpai petugas Pantarlih.  Salah satunya susahnya Pantarlih berjumpa dengan warga yang akan dicoklit. Setiap mau datang  untuk men Coklit, rumahnya selalu sepi, karena  pemilik rumah mungkin  sedang kerja. Dan ini salah satu kesulitan kami di lapangan, namun petugas terus berupaya sampai ketemu pemilik rumah untuk di data,” tuturnya (red).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *