KOTA BEKASI, KLIK I-News – Dalam rangka studi banding pengembangan sektor Pariwisata, Komisi III DPRD Kabupaten Bangka Barat mengunjungi Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (10/01/22),
Pimpinam rombongan sekaligus Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bangka Barat Syaiful Fakah, diterima Kepala Disparbud Mohammad Ridwan di Ruang Kerja Kepala Disparbud. Menurutnya pariwisata merupakan sektor penting dalam peningkatan pendapatan nasional maupun daerah.
“Pariwisata saat ini menjadi sektor utama dalam peningkatkan sektor-sektor lain dalam penyelenggaraan pemerintah seperti sektor ekonomi, budaya, maupun sosial,” kata Syaiful Fakah,
Dari pandangannya, Kota Bekasi memiliki kelebihan potensi wisata yang khas. Berbeda dengan Kabupaten Bangka Barat yang masih dalam tahap proses pengembangan. Kabupaten Bangka Barat memiliki banyak destinasi yang belum tersentuh karena jaraknya yang terlalu jauh dengan kota besar.
“Semoga dengan adanya _sharing_ ini bisa membuka jalan agar destinasi wisata di Kabupaten Bangka Barat bisa terekspos dan dikenal orang banyak,” harapnya mengakhiri sambutan.
Kepala Disparbud Kota Bekasi Mohammad Ridwan menjelaskan, bahwa Dsparbud tengah bekerja dalam proses pengembangan Danau Cipeucang. Mulai dari UMKM-nya hingga ke rencana untuk menyiapkan Wifi. Namun, kembali lagi ke kuncinya adalah masyarakat harus ikut dalam pengembangannya,
“Saat ini, Disparbud melakukan pengawasan dan pengendalian pariwisata yang ada di Kota Bekasi. Salah satunya adalah _calendar of events_ 2022 Kota Bekasi yang berisi rangkaian kegiatan pariwisata selama tahun 2022,
“Kami juga sedang membudidayakan hotel dan restoran. Ada sekitar 115 hotel dan 2.598 restoran di Kota Bekasi. Apabila diberdayakan dengan baik maka bukan mustahil PAD (pendapatan asli daerah) bisa meningkat,” ungkapnya,
Ridwan menambahkan, Kota Bekasi sudah mempunyai gedung Creative Center yang merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun, sampai saat ini gedung itu belum diresmikan. Creative Center terletak di Lapangan Multiguna yang rencananya dapat digunakan kaum milenial untuk berkreasi. Gedung itu diharapkan dapat menjadi wadah kreatif Kota Bekasi,
“Selain itu, Kota Bekasi juga memiliki Kelompok-kelompok masyarakat seperti Masyarakat Sadar Pariwisata (Pokdarwis) dan paguyuban kuliner di beberapa tempat untuk pengembangan potensi pariwisata di sekitar Kota Bekasi,”tutur Ridwan (asm).