BANDUNG, KLIK INEWS.COM – Instuktur Pertama Kejuruan Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK) Balai Besar Pelatihan Vokasi Dan Produktivitas (BBPVP ) Bandung, Muhammad Ramdhan, S.T berbagi pengalamannya selama melatih para Peserta pelatihan kerja kejuruan TIK dengan berbagai tingkat kesulitan sampai peserta pelatihan kompeten di bidangnya untuk mengejar persaingan besar yang sudah hadir didepan mata, salah satunya persaingan globalisasi era digital saat ini dibidang TIK yang semakin meningkat , maka SDM para calon tenaga kerja harus lebih kreatif dan inovatif ketika memasuki Industri kerja.
“kejuruan TIK di BBPVP Bandung tahun ini memang baru hadir kembali, karena di tahun sebelumnya, kejuruan TIK difokuskan di BBPVP Cevest Bekasi. Namun tahun 2022 ini mulai muncul lagi, dengan kekuatan 5 Instruktur TIK,” ungkap Muhammad Ramdhan saat bincang dengan tim media klikinews.com di ruang kerjanya Lt.3 BBPVP Bandung, Jl. Gatot Subroto No.170, Kota Bandung, Jawa Barat.![]()
Lebih lanjut kata pria yang akrab disapa Adhan, ditahun 2021 kejuruan TIK masih menjajaki, dan terus membuat program kerja yang sesuai dengan trend yang dibutuhkan oleh berbagai bidang industri saat ini yaitu pemanfaatan Media Social, yang dirumuskan melalui program pelatihan desain grafis, video editor dan digital marketing.
“Di tahun 2022 ini, antusias masyarakat untuk Kejuruan TIK sangat luar biasa, di awal tahun, sebanyak 422 orang pelamar bersaing untuk memenuhi kapasitas 32 orang peserta pelatihan 2 kelas. Sementara ini, lab komputer yang tersedia hanya 2 lab, sehingga kapasitas latih kita hanya mampu 2 kelas untuk 1 termin pelatihan,” jelasnya.
Sebagai Instruktur dengan Nomor Induk Pegawai : 19860518 200912 1 002 ini menyampaikan bahwa tantangan dirinya dan rekan- rekan Instruktur TIK Bandung lainnya di eradigital ini adalah perkembangan teknologi yang semakin canggih, sehingga dibutuhkan effort lebih untuk memenuhui kompetensi untuk melatih peserta.
Di tahun 2020 dan 2021 kejuruan TIK sempat berhenti melatih karena efek pandemi, pada saat itu para instruktur TIK mengikuti upgrading desain grafis dan video editor kerjasama dengan Adobe, sehingga di tahun 2022 ini kami sudah siap melatih para peserta baru.![]()
“Saya melihat, saat ini Teknologi sudah booming dan semakin canggih sesuai perkembangan jaman, karena ilmu TIK ini, ilmu yang sangat cepat berkembang ,ada saja aplikasi yang baru dan peralatan yang baru. Disitulah kita kejar supaya kita memang update memberikan materi kepada para peserta dan pengetahuan terkini agar pelatihan yang kita berikan sudah sesuai kebutuhan industri kerja,” jelas Adhan.
Hal tersebut dibuktikan dirinya sebagai Instruktur TIK dalam mendukung program Pemerintah 9 lompatan besar Kementerian Ketenagakerjaan dari aspek produktivitas, maupun Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia Kompeten.
Menurut Adhan, makna 9 lompatan besar itu, salah satunya berpengaruh kepada para Instuktur dalam transformasi digital program Menteri Ketenagakerjaan, untuk membuat para Instruktur lebih kreatif dan Inovatif lagi dalam membuat program kerja yang banyak diminati oleh perusahaan – perusahaan saat ini. Harapannya saya di tahun 2022 dan tahun-tahun berikutnya, calon tenaga kerja lulusan TIK BBPVP Bandung yang sudah mendapatkan pelatihan dan sertifikasi Kompetensinya dapat terjun ke masyarakat.
“Alumni bisa mengaplikasinya ilmu-ilmu yang didapat dari BBPVP Bandung untuk pengembangan diri sendiri dan juga bermanfaat bagi orang lain. Sehingga calon tenaga kerja lulusan BBPVP Bandung harus bisa lebih kreatif serta memiliki Inovasi untuk mengembangkan Ilmu TIK dimanapun dan kapanpun, karena tantangan globalisasi di dunia kerja Teknologi Informasi dan Komunikasi ini semakin berkembang,” tutupnya (asm).