Tingginya Kejadian Infeksi Serta Mutasi Bakteri : Dosen STIKes Prima Indonesia Ambil Peran Edukasi Masyarakat Di Desa Babelan Bekasi

BEKASI, KLIK Inews.com –  Kejadian infeksi merupakan salah satu permasalahan utama kesehatan di Indonesia. Salah satu yang menjadi permasalahan kesehatan yang cukup mengkhawatirkan adalah Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MARS). Bakteri Staphylococcus aureus mutan yang tidak mampu diatasi dengan antibiotik Metisilin seperti halnya strain Staphylococcus aureus lainnya sehingga dalam proses penanganannya berpotensi menjadi lebih rumit dan lama.

Penanganan awal terkait infeksi bakteri terutama Staphylococcus aureus merupakan upaya awal dalam pengentasan infeksi bakteri termasuk menekan terjadinya MRSA. Berdasarkan fakta kejadian infeksi tersebut STIKes Prima Indonesia mengambil peran langsung dalam langkah awal pengentasan kejadian Infeksi Staphylococcus aureus di Desa Babelan, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

Langkah implementatif dalam pemutusan rantai penularan infeksi bakteri Staphylococcus aureus telah dilaksanakan oleh Ketua STIKes Prima Indonesia Dr. apt. Indah Zahara, M. Farm. beserta para dosen pengajar dari Program Studi Farmasi Meiliza Ekayanti, M.Si.,dan Program Studi Kebidanan Putri Amalia, S.SiT., M.Kes., serta Siti Umamah, S.ST., M.Kes.

“Kegiatan yang dilakukan berupa edukasi masyarakat berlokasi di Desa Babelan Kota pada 7 September 2023 mengenai faktor risiko hingga penanganan infeksi Staphylococcus aureus,” kata  Ketua STIKes Prima Indonesia Dr. apt. Indah Zahara, M. Farm, saat dikonfirmasi  klikinews, Selasa (26/09/2023).

Poto : STIKes Prima Indonesia Bekasi mengambil peran langsung dalam langkah awal pengentasan kejadian Infeksi Staphylococcus aureus di Desa Babelan, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

Mempertimbangkan lingkungan serta kebiasaan dalam masyarakat,STIKes Prima Indonesia berinisiatif mengentaskan masalah tersebut. Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Tridharma perguruan tinggi yang dilakukan STIKes Prima Indonesia.

“Kegiatan edukasi masyarakat yang dilakukan di Desa Babelan Kota diikuti oleh peserta wanita (ibu kader PKK dan Ibu Hamil) serta anak-anak. Berdasarkan umpan-balik kegiatan diperoleh bahwa masyarakat di Desa Babelan Kota meningkat pengetahuan dan kesadarannya melalui edukasi kesehatan yang diberikan,” ujar Indah Zahara (red/sam).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *