Perluas Keamanan Siber Kebocoran Data Di Indonesia,Indosat Ooredoo Hutchison Dan Cisco Networking Academy Kolaborasi Latih 200 Ribu Orang

JAKARTA, KLIKInews.com  – Untuk memperluas pelatihan keamanan siber di Indonesi,guna membantu memenuhi kebutuhan talenta digital yang terus meningkat dalam melindungi data dan jaringan komputer dari serangan siber dan kebocoran data. Indosat Ooredoo Hutchison dan Cisco, mengumumkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU).Kedua organisasi tersebut menandatangani MoU di Forum Pembangunan Regional International Telecommunication Union (ITU) yang bergengsi di Bangkok, Thailand.

Kemitraan baru ini akan memperkenalkan kelas pelatihan keamanan siber Cisco Networking Academy ke dalam program IDCamp Indosat, sebuah inisiatif pendidikan yang dirancang untuk mempromosikan literasi digital inklusif di Indonesia. Kelas baru cybersecurity berbasis web akan ditawarkan kepada lulusan IDCamp dan memberikan peserta dengan keterampilan digital dalam sistem keamanan data standar internasional. Cisco Networking Academy adalah salah satu program keterampilan untuk pekerjaan teknologogi informatika terlama di dunia.

“Bersama-sama, IOH dan Cisco bertujuan untuk melatih 50.000 peserta IDCamp di tahun pertama, dan hingga 200.000 orang dalam tiga tahun ke depan untuk masyarakat di wilayah tertinggal. Program pelatihan IDCamp bergabung dengan jaringan global lembaga pendidikan Cisco Networking Academy termasuk sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuruan, universitas, dan nirlaba di seluruh dunia. Kelas keamanan siber pertama diharapkan berlangsung pada Desember 2023,” ungkap  Presiden Director and CEO Indosat Ooredoo Hutschison, Vikram Sinha kepada media,

Vikram Sinha  mengatakan,  IDCamp telah memberikan pelatihan keterampilan digital kepada lebih dari 180.000 orang sejak diluncurkan pada tahun 2019, menciptakan developer bersertifikat global yang siap bersaing dalam pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Sebelumnya, Vikram Sinha launching program IDCamp di perguruan tinggi Surabaya, Jawa Timur,  Indosat terus berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan talenta digital Indonesia lewat program IDCamp. “Tahun ini, kelas baru yang sesuai dengan kebutuhan dan tren telah ditambahkan termasuk program alumni untuk memberikan manfaat lebih kepada 180 ribu peserta IDCamp sebelumnya. Kami yakin IDCamp mampu mendorong lahirnya generasi muda digital berbakat yang mampu bersaing secara global dan mengatasi berbagai tantangan serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.”bebernya.

 

Program IDCamp ini merupakan bagian dari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Indosat pada pilar Pendidikan Digital. Melalui program ini, Indosat memiliki tujuan menghasilkan ribuan talenta digital yang telah tersertifikasi dari IDCamp serta dapat membuka peluang kerja bagi mereka di masa depan.​ Langkah ini merupakan dukungan untuk pemerintah dalam merealisasikan inklusivitas di bidang pendidikan digital bagi masyarakat Indonesia.

 

Tahun ini,IDCamp 2023 memiliki delapan alur pembelajaran, yakni Developer untuk Android, Front-End Web, Machine Learning, Back-End, Multiplatform App, ReactDevOps Engineerserta Data ScientistProgram ini membutuhkan waktu penyelesaian studi sekitar 3-4 bulan lamanya. Seluruh alur pembelajaran akan dimulai dari tingkat dasar (basic) dan pemula (beginner), menengah (intermediate), hingga profesional (expert). Selain itu IDCamp juga menyediakan kelas Cybersecurity yang akan dibuka pada bulan November 2023 mendatang.

Sementara itu,  President  Service Provider, Cisco Asia Pacific and Japan, Sanjay Kaul mengatakan, Saat ini, separuh dunia masih belum terhubung; Bersama dengan penyedia layanan, dapat memainkan peran penting dalam menghubungkan yang tidak terhubung dan menjembatani kesenjangan digital.

“Di Cisco, kemitraan adalah inti dari semua yang kami lakukan dan kami sangat bangga memiliki kesempatan nyata untuk berkolaborasi dengan Indosat untuk meningkatkan akses konektivitas bagi masyarakat yang kurang terlayani dan membekali generasi penerus kami dengan keterampilan untuk ekonomi digital. Ini menjadi sangat penting karena kami membangun kemampuan keamanan siber untuk sepenuhnya memanfaatkan peluang ekonomi digital. Saya berharap dapat melihat dampak lanjutan yang akan dimiliki Cisco dan Indosat di Indonesia.”ujarnya.

Vice President & General Manager Cisco Networking Academy,  Laura Quintana, menambahkan, bahwa Cisco senang dapat bermitra dengan Indosat dan memberikan pelatihan keterampilan keamanan siber Cisco Networking Academy melalui program IDCamp. Bakat terampil keamanan siber penting untuk memungkinkan digitalisasi negara dan untuk menjembatani kesenjangan digital.

“Itulah sebabnya kami menjalin kemitraan strategis dan kuat untuk menutup kesenjangan keterampilan dan memperluas jangkauan kami ke komunitas yang kurang terlayani dan kurang terwakili. Bermitra dengan Indosat memungkinkan Cisco Networking Academy untuk membantu lebih banyak individu di Indonesia mengembangkan keterampilan keamanan siber yang mereka butuhkan untuk tumbuh dan melindungi ekonomi digital negara.”tuturnya.

Keamanan siber akan terus menjadi prioritas bagi pemerintah dan bisnis di Indonesia karena semakin banyak informasi dan data disimpan secara online di Indonesia dan risiko serangan siber dan kebocoran data meningkat.   “Jalur pelatihan keamanan siber baru yang disediakan oleh Akademi Jaringan Cisco akan mengarah pada sertifikasi pelatihan dan membuka peluang kerja baru seperti teknisi keamanan siber, analis keamanan siber, dan spesialis help desk support,”jelasnya (red/sam/ioh).

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *