KOTA BEKASI,JABAR,Klikinews.com – Sebagai bentuk gebrakan baru,UPTD Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Jatikramat membuat Inovasi gerakan dengan tema ‘Minjam Beras’ (Meminum Jamu Bersama Masyarakat Jatikramat) . Hal ini merujuk pada inisiatif promosi kesehatan tradisional yang digakalan di wilayah Jatikramat,Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Program Kesehatan tersebut sekaligus launching dan memperkenalkan,bahwa di Puskesmas Kramat hadir Tanaman Obat Keluarga Dan ketanhanan Pangan (Topang) pang ini sudah di resmikan pada bulan November 2025 oleh Wakil Walikota Bekasi ,Adbud Haris Bobihoe.


Kepala Puskesmas Jatikramat,dr.Renny Ariyanti,M.K.M,mengatakan,kegiatan yang diinisiasi tersebut membuat pelayanan kesehatan tradisoional. Hal ini juga menindaklanjuti hasil bimbingan Teknik (Bimtek) dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi, bahwa di Puskesmas itu harus ada pelayanan Kesehatan tradisional.
“Dimana kita buat launching Topang dan Minjam Beras ini secara Teknik, minum jamu Bersama pengunjung Puskesmas yang datang di pagi hari di adakan satu bulan sekali. Kemudian kita berikan edukasi kepada pengunjung tentang khasiat jamu dari daun-daun herbal yang di berikan agar bermanfaat,” ujar dr.Renny Ariyanti saat di wawancara media klikinews, Jumat (25/9/2026).
Menurut dr.Renny, adapun kasiat minum jamu dari daun-daun herbal, launching . Dalam agenda Minjam Beras ini, hadir 20 pengunjung yang merupakan warga komplek Jatikramat. sekaligus kita memperkenalkan, bahwa di Puskesmas Jatikramat ada Tanaman Obat Keluarga.
Di dalam Topang sendiri ada 20 jenis daun herbal yang banyak khasiatnya seperti : Daun Afrika,Kelor, Kumis Kucing,Sirih,Singkong,Tebu,Cabe Rawit,Jahe, Kunyit,sereh, lengkuas, kembang telang, dan daun-daun lainnya tumbuh subur di kebun samping Puskesmas ini juga sebagai wadah memanfaatkan panen.

“Karena program ini yang mendukung ,saya rasa selama ini harus merintis punya inovasi dari program kecil untuk bisa lebih berlanjut, diharapkan kegiatan ini bisa terus berjalan setiap satu bulan sekali dengan tema Minjam Beras ,” jelasnya
Adapun Hasil panen sendiri kata dr.Renny, seperti singkong, daun kelor,cabe rawit dari Puskesmas bisa konsumsi sendiri. dan ini sekaligus memanfaatkan lahan kosong juga dalam rangka mengedukasi masyarakat, bahwa di rumahnya masing-masing yang punya lahan kososng bisa dimanfaatkan untuk berkebun tanaman obat herbal.

Dalam launching Topang dan Minjam Beras,hadir Ketua PKK RW 03 Jatikramat wilayah Puskesmas, “kebetulan mau kita libatkan PKK secara mandiri pemanfaatan Toga agar bisa di terapkan masyarakat sekitar. Dan ini akan dibuat legalitas dibustkan SK dari Ibu Lurah Jatikramat,” jelansya,![]()

Dalam kesempatan yang sama,Pengelolaan sekaligus Intalasi Farmasi Topang Puskesmas Jatikramat,Azhari,S.Si menambahkan, dalam pengelolaan tanaman obat herbal ini,dia ditargetkan satu bulan sekali minum jamu bersama masyarakat , “karena ini salah satu inovasi dari khusus Puskesmas Jatikramat. Kebetulan saya paling suka minum jamu herbal, karena basic saya seorang Farmasi,” jelas Azhari,
Herbal ini, selain minim efek samping, juga banyak manfaatnya tanpa kimia. Karena Indonesia adalah negara nomor kedua terbanyak dari keanekaragaman hayati setelah Brazil. “Kenapa saya menggalahkan tanaman-tanaman obat di Indonesia, khususnya di Puskesmas Jatikramat Bekasi ini ?karena banyak sekali tumbuh tanaman liar obat herbal . kenapa ga kita manfaatkan dengan baik , karena saya lihat masyarakat Jatikramat ini rutin minum obat-obat herbal, kebadan lebih sehat,” paparnya,
Salah satu contoh,tanaman Jahe yang banyak khasiatnya, di Rumahnya Azhari bisa dikatakan seperti Optik herbal, “dimana saya slalu edukasi kepada masyarakat untuk, ayo Indonesia ini nomor kedua paling hebat. Intinya, disini saya mengedukasi masyarakat kalau sakit tidak tergantung konsumsi obat-obat Kimia , tapi lebih banyak konsumsi herbal,” ungkapnya,![]()
Contoh dengan penyakit radang Sendi, kalau di kombain dengan jahe dan daun sereh ,ini akan mengurangi kesakitan, dan banyak lagi manfaatnya herbal ini untuk menyembuhkan penyakit Paru-parum diabetes, asam urat, kolestrol,bati berdahak, dan lain-lainnya
“Saya berharap, dengan hadirnya Topang dan program meminum jamu rutin, masyarakat Jatikramat dapat menginplementasikan di rumah masing-masing, memanfaatkan lahan kosong untuk menanam pohon herbal dan untuk menjaga Kesehatan keluarganya ,” tutup Azhari (red/adv).
— Penulis : Ai —
— Editor : Aisyahra Mulyawati —