Pedagang Sayur Diduga Dianiaya Pengelola Pasar, Dagangan Diacak-acak

BOGOR, KlikInews – Seorang pedagang sayur wanita berinisial M-A (31) diduga menjadi korban penganiayaan seorang pria yang disebut sebagai pengelola pasar di Pasar Griya Bukit Jaya, Telajung, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Peristiwa pedagang wanita diduga dianiaya tersebut viral setelah rekaman kamera CCTV beredar di media sosial. Dalam rekaman itu terlihat seorang pria terlibat keributan dengan korban hingga terjadi dugaan pemukulan dan dagangan korban diacak-acak.

Menurut keterangan saksi sekaligus mertua korban, Misnah Silalahi, kejadian tersebut bermula dari persoalan sampah di pasar. Saat itu, pria yang disebut sebagai pengelola pasar menegur korban agar tidak mencampurkan sampah dari ruko dengan sampah dari lapak pasar.

“Dia datang marah-marah karena sampah. Karena tidak terima tegurannya dibalas dengan omongan menantu saya, kemudian pelaku langsung memukul wajah menantu saya dan mengacak-acak dagangan saya,” kata Misnah, Rabu (7/10/2026).

Baca juga: Ingin Naik Jenjang, ASN Pemkot Bekasi Wajib Kuasai Bahasa Inggris

Perselisihan mengenai sampah di pasar tersebut kemudian berkembang menjadi cekcok. Dalam kejadian itu, korban diduga mengalami pemukulan pada bagian wajah. Dagangan milik korban juga disebut mengalami kerusakan setelah diacak-acak.

Video dugaan penganiayaan pedagang wanita tersebut kemudian menjadi perhatian publik. Menindaklanjuti informasi yang beredar, anggota Polsek Gunung Putri mendatangi lokasi untuk meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Polisi juga membawa korban untuk membuat laporan terkait dugaan penganiayaan pedagang tersebut. Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap laporan dan mengumpulkan bukti-bukti.

Kanit Reskrim Polsek Gunung Putri Ipda Rudolf Luato Pasaribu mengatakan, korban mengalami luka lebam pada bagian wajah.

“Korban M-A usia 31 tahun mengalami luka lebam di bagian wajah. Terkait laporannya sendiri untuk saat ini pihaknya masih menunggu hasil visum untuk menangkap pelaku Y-O,” ungkap Rudolf.

Baca juga: Menko Bidang PM, Cak Imin Sebut Vida Role Model, Wali Kota Bekasi Siapkan Perluasan Pasar Rakyat

Polisi masih menunggu hasil visum sebagai bagian dari proses penyelidikan. Selain itu, petugas juga masih mencari keberadaan terduga pelaku berinisial Y-O yang disebut belum diamankan.

Kasus penganiayaan pedagang wanita tersebut hingga kini masih dalam penyelidikan Polsek Gunung Putri. Polisi juga terus mendalami rangkaian kejadian yang diduga bermula dari perselisihan sampah di pasar. (rul)

 

 

Oleh jurnalis: Syahrul

Editor: Sakha Linggana A. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *