Pasca Polisi Amankan 3 Oknum Pembuat UPAL Di Margahayu, Warga Geram Bekasi Timur Sudah Ternodai

KOTA BEKASI,JABAR,Klikinews.com  –  Pasca penangkapan  tiga oknum tersangka pembuat uang palsu di Percetakan Ruko Margahayu,Bekasi Timur oleh Aparat Polisi dari Mabes Polri,Sabtu (7/9/24). Warga Bekasi Timur mengaku sangat geram  dengan oknum yang telah mencoreng Wilayah Kecamatan Bekasi Timur,Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Belum lama ini, Di Duren Jaya ada penangkapan teroris oleh Mabes Polri,  hari ini di Margahayu, Pihak Polri menangkap oknum pembuat uang palsu .  Bekasi Timur  sudah ternoadai lagi dengan kasus kriminal oleh orang  luar yang tidak bertanggung  jawab,” kata Damanhuri warga Bekasi Jaya, Bekasi Timur saat di konfirmasi klikinews, Sabtu (7/9/24).

Sebagai warga asli anak Bekasi yang berdomisili di Jalan Agus Salim, Tugu, Kelurhaan Bekasi Jaya, dia sangat prihatin wilayahnya di Bekasi Timur  ada oknum mendirikan usahanya berkedok toko percetakan yang sudah diamanakan pihak Polri pada  Sabtu (07/09/24).

“Emang gila tuh orang, pada nyari makan di Bekasi dan  sangat miris sekali. mereka (oknum) pembuat Upal  ngrusak wilayah sendiri, Bekasi Timur bener-bener sudah ternodai oleh kasus kriminal, “bebernya.

Salah satu warga Duren Jaya Nurheni, yang mengaku kaget begitu baca berita ada pabrik uang palsu di Margahayu. Karna sebelumnya warga Duren Jaya sudah digegerkan penangkapan oknum teroris oleh Pihak Kepolisian dari Mabes Polri.

” Ini sih namanya ,Bekasi Timur sudah  gawat darurat banyak di huni oknum-oknum penjahat.  kita sebagai warga asli Bekasi  harus cerdas dan waspada sama orang asing. Bahkan harus lebih hati-hati lagi jangan sampai ketipu dapat  uang palsu  jika transaksi. Ga maen -maen tuh orang tega buay  uang palsu di daerahku sendiri , “ucap Nurheni

Suwono, yang merupakan warga Margahayu juga tidak menyangka, di daerahnya sendiri slama ini  ada pabrik pembuat uang palsu yang berkedok percetakan, yang tiba-tiba mendapat info dari tetangganya ada penggrebekan Percetakan  dan penangkapan 3 oknum pembuat Upal,

“Ni artinya, aparat juga kecolongan sama oknum pembuat upal, kemana aja ya aparat  Polres dan Polsek sampai ga bisa mencium adanya Pabrik Upal ?.   mungkin upal sudah banyak beredar dimana-mana digunakan oleh masyarakat dalam bertransaksi.  Sebagai warga Margahayu, saya juga merasa, Bekasi Timur sudah tercoreng  dengan banyaknya   kejahatan yang terselubung merusak nama Bekasi Timur ,”tururnya (red).

Pasca Polisi Amankan 3 Oknum Pembuat UPAL Di Margahayu, Warga Geram Bekasi Timur Sudah Ternodai

KOTA BEKASI,JABAR,Klikinews.com – Pasca penangkapan tiga oknum tersangka pembuat uang palsu di Percetakan Ruko Margahayu,Bekasi Timur oleh Aparat Polisi dari Mabes Polri,Sabtu (7/9/24). Warga Bekasi Timur mengaku sangat geram dengan oknum yang telah mencoreng Wilayah Kecamatan Bekasi Timur
“Belum lama ini, Di Duren Jaya ada penangkapan teroris oleh Mabes Polri, hari ini di Margahayu, Pihakb Polri menganksp oknum pembuat uang palsu (Upal) . Bekasi Timur sudah ternoadai lagi dengan kasus kriminal oleh orang luar yang tidak bertanggung jawab,” kata Damanhuri warga Bekasi Jaya, Bekasi Timur saat di konfirmasi klikinews, Sabtu (7/9/24).
Sebagai warga asli anak Bekasi yang berdomisili di Jalan Agus Salim, Tugu, Kelurhaan Bekasi Jaya, dia sangat prihatin wilayahnya di Bekasi Timur ada oknum mendirikan usahanya berkedok toko percetakan yang sudah diamanakan pihak Polri berhasi pada Sabtu (07/09/24).
“Emang gila tuh orang, pada nyari makan di Bekasi. Sangat miris saja tapi mereka (oknum) pembuat Upal ngrusak wilayah sendiri, Bekasi Timur bener-bener sudah ternodai oleh kasus kriminal, ”
Salah satu warga Duren Jaya Nurheni, yang mengaku jkaget begitu baca berita ada pabrik uang palsu di Margahayu. Karna sebelumnya warga Duren Jaya sudah digegerkan penangkapan oknum teroris oleh Pihak Kepolisian dari Mabes Polri.
” Ini sih namanya ,Bekasi Timur sudah gawat Darurat banyak di huni oknum-oknum penjahat. kita sebagai warga asli Bekasi harus cerdas dan waspada sama ornag asing. Bahkan harus lebih hati-hati lagi jangan sampai kecolongan dengan uang palsu jika transaksi. Ga maen -maen tuh orang tega edarin uang palsu di daerah sendiri , “ucap Nurheni
Suwono, yang merupakan Warga Margahayu juga tidak menyangka, di daerahnya sendiri slama ini ada pabrik pembuat uang palsu yang berkedok percetakan, yang tiba-tiba mendapat info dari tetangganya ada penggrebekan Percetakan dan penangkapan 3 oknum pembuat Upal,
“Ni artinya, aparat juga kecolongan sama oknum pembuat upal, kemana aja ya aparat Polres dan Polsek sampai ga bisa mencium adanya Pabrik Upal ?. mungkin upal sudhah banyak beredar dimana-mana digunakan oelh masyarakat dalam bertransaksi. Sebagai warga Margahayu, saya juga merasa, Bekasi Timur sudah tercoreng dengan banyaknya kejahatan yang terselubung merusak nama Bekasi Timur ,”tururnya (red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *