Dosen Universitas Binawan Gelar  Tridarma Abdimas, Berikan Edukasi Peran Suami Pada Masa Kehaliman Istri

CIANJUR,JABAR,Klikinews.com – Dalam rangka pelaksanaan Tridharma perguruan tinggi, para Dosen Universitas Binawan menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan mengangkat tema ‘Peningkatan Peran Suami Dalam Menjaga Kehamilan Istri Melalui Edukasi dan Penyediaan Menu Menggunakan Bahan Pangan dan Herbal Lokal”. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada hari Jum’at-Sabtu, 20-21 September 2024 yang bertempat di Posyandu Krisan I, Desa Sukanagalih, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Ketua pelaksana kegiatan Dr. Ratnayani, S.P., M.Biomed menyampaikan, bahwa pentingnya peran suami selama masa kehamilan istrinya agar berlangsung secara sehat guna melahirkan anak yang memiliki status gizi dan kesehatan yang baik.

“Program ini mendapatkan pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat,” ungkap Ratnayani saat di konfirmasi media klikinews.com, Sabtu (21/9/24).

Pada hari pertama penyuluhan, diberikan materi tentang “Optimalisasi Peran  Kader dalam  Meningkatkan  Pelayanan Kesehatan  di Posyandu” yang disampaikan oleh Dr. dr. Sandra Hakiem Afrizal, M.Si., MHPM. Dalam uraiannya, Sandra mengungkapkan bahwa kader sebagai ujung tombak memiliki peranan dalam Pendidikan kesehatan, pengumpulan data  kesehatan, penyuluhan kesehatan, dan membantu dalam  program-program kesehatan. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari Puskesmas Sukanagalih, Ketua BPD Desa Sukanagalih, Kepala Dusun Sukamaju, serta para kader dari Posyandu Krisan I dan II.

Hari kedua penyuluhan dilakukan di tempat yang sama. Peserta pada hari kedua ini adalah bapak-bapak dan ibu-ibu terutama pasangan suami istri di wilayah Posyandu Krisan I dan II. Materi pertama disampaikan oleh Rasyid Avicena, S.Gz., M.Gz dengan mengangkat tema Suami Siaga (Siap Antar Jaga). “Selama proses kehamilan, suami harus Siaga dengan mengenali tanda-tanda bahaya dalam kehamilan, sehingga resiko tinggi dapat dihindari”, ungkap Rasyid pada sesi edukasi.

Pemateri kedua menyampaikan materi mengenai Gizi dan Pangan Lokal Pada Masa Kehamilan. Tema ini dibawakan oleh Dr. Ratnayani, SP., M.Biomed. Dalam paparannya, Ratnayani menyampaikan bahwa ibu hamil perlu memperhatikan kebutuhan gizi selama kehamilan dengan menerapkan konsep Isi Piringku Dimana setengah piring pertama berisi 2/3 sumber karbohidrat dan 1/3 nya sumber protein hewani dan nabati, sedangkan setengah piring kedua berisi 2/3 sayuran dan 1/3 buah-buahan.

Dengan penambahan energi sebesar 180 – 300 kkal dan 30 g protein untuk kondisi status gizi ibu hamil normal. Ratnayani juga mengungkapkan bahwa untuk memenuhi kebutuhan gizi ini dapat diperolah dengan mengkonsumsi sumber pangan lokal yang beraneka ragam, seperti singkong, ubi, tempe, tahu, ikan kembung, berbagai sayuran dan buah lokal.

Materi terkahir disampaikan oleh Apt. Ernie Halimatushadyah, M.Farm dengan tema Pemanfaatan Herbal Lokal untuk Nutrisi Ibu Hamil. “Terdapat beraneka ragam herbal lokal yang bermanfaat selama kehamilan. Namun, harus tetap diperhatikan takaran dan pada trimester keberapa herbal-herbal tersebut dapat dikonsumsi”, papar Erni selama dalam penyuluhan.

Setelah sesi istirahat, rangkaian terakhir dari kegiatan adalam lomba kreasi menu untuk ibu hamil. Lomba ini diikuti oleh 5 pasang suami istri. Setiap pasangan peserta membuat kreasi makanan untuk ibu hamil dengan menggunakan bahan pangan dan herbal lokal. Lomba ini dimenangkan oleh pasangan ibu lilis dan suami dengan membuat menu tumpeng mini dari ubi jalar kuning dan ungu, ayam krispi, sempol tempe, tumis sayur brokoli dan wortel, puding lumut daun kelor dan minuman wedang jahe sereh dan kayu manis.

Kegiatan pengabdian ini melibatkan mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Gizi, Julia Dwi Rahmadianti , Dan Edvan Duta Zulham . Serta Prodi Farmasi, Rizkiyawati dan Hidyatussabilah. Mahasiswa yang terlibat akan mendapatkan rekognisi dalam mata kuliah Promodi dan Edukasi Gizi, Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Proses Asuhan Gizi bagi mahasiswa gizi, sedangkan bagi mahasiswa Farmasi akan mendapatkan rekognisi dalam mata kuliah KKN dan Pengantar Pengembangan Masyarakat.

Acara ini berlangsung secara interaktif yang ditunjukkan dengan antusias peserta pada setiap sesi diskusi. Acara ditutup dengan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba dan peralatan hibah Pengabdian kepada Masyarakat Kemdikbudristek Skema PKM kepada Posyandu Krisan (red).

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *