Komitmen Nyata, Indosat Bangun Ruang Untuk Perempuan Indonesia Tumbuh Dan Berdaya Melaui SheHacks 2025

JAKARTA,Klikinews.com –  Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) terus menunjukkan komitmen nyatanya untuk mendukung peran para perempuan Indonesia tumbuh dan berdaya saing di industri teknologi melalui program SheHaks 2025 Pada Jumat (25/4/2025) di Gedung Indosat Experience Center, Jl.Medan Merdeka, Jakarta Pusat.

Indosat meluncurkan SheHacks 2025  dengan mengusung tema “Dari Perempuan untuk Masa Depan “ dan menargetkan menjangkau lebih dari 34.000 perempuan dari seluruh Indonesia. Indosat adalah satu dari sebagian perusahaan yang punya kesadaran tinggi tentang pentingnya women empowerment.

“Kami akan terus mendukung program ini, dengan tujuan agar bisa terus berkembang, bisa mengundang lebih banyak lag potential impecful partner to join this platform,” kata Director & Chief Human Resources Officer IOH Irsyad Sahroni, di acara peluncuran SheHacks, di MX Center Kantor Indosat, Jumat (25/4/2025).

Dalam kesempatan itu Indosat juga memaparkan Data SheHacks Impact Report yang menyebut di Indonesia hanya 14 persen startup yang dipimpin perempuan yang berhasil mendapatkan pendanaan dari venture capital,

Poto : Director & Chief Human Resources Officer IOH Irsyad Sahroni (klik inews poto / Aisyahra ).

“angka tersebut pun tak sebanding dengan potensi dan kontribusi perempuan dalam perekonomian nasional. SheHacks yang hadir sejak tahun 2020 ini hadir memberikan serangkaian kegiatan, mulai dari pelatihan keterampilan digital, strategi bismis, hingga pengembangan usaha berkelanjutan untuk para perempuan dari berbagai usia di Indonesia,” jelas Irsyad,

Di acara peluncuran SheHacks 2025, gelaran tersebut juga dihadiri Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, di mana dalam di momen ini ia berharap para perempuan jeli melihat dan memanfaatkan kesempatan untuk tumbuh dan berdaya.

“kita punya akses ke teknologi , kita punya, namun semua tergantung dari kita, kemauannya. Kalau waktu itu tinggal dicari. Jadi semua itu tergantung dari kita mau atau tidak, karena saat menghabiskan 0-15 menit Waktu kita, itu sebuah permulaan. Satu hari ada 24 jam, kalau kita tidak bisa menyisihkan 5-15 menit untuk diri kita sendiri, apakah sudah cukup mencintai diri kita?” Kata Wakil Mentri Ekonomi Kreatif, Irene Umar (red).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *