KOTA BEKASI,JABAR,Klikinews.com – Anggota Komisi IX DPR RI Nuroji mengingatkan pentingnya sinergi dalam upaya mewujudkan program makan bergizi gratis (MBG). Hal tersbut dismapaikan Nuroji saat menggelar sosialisasi di Kota Bekasi, Selasa (29/04/2025) di Kota Bekasi, Jawa Barat.
Program BMG sendiri membutuhkan peran dari berbagai pihak agar dapat berjalan dengan maksimal. Sinergi yang harus dilakukan dari pemerintah pusat hingga daerah, bahkan masyarakat juga mempunyai peranan penting dalam mewujudkan generasi sehat Indonesia.
“Oleh karena itu mari kita bersinergi dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya di Kota Bekasi ini,’ ungkap Nuroji sat di wawancara media klikinews.com, Selasa (29/4/2025).
Lebih lanjut Nuroji menyampaikan partisipasi aktif dari masyarakat, mulai dari sekolah, tenaga kesehatan, hingga tokoh masyarakat lokal, diharapkan mampu memperkuat sistem pengawasan pangan yang partisipatif dan menyeluruh.

Melalui sinergi ini dengan Pemerintah Kota Bekasi, pihak skeolah, para guru dan media, diharapkan lahir generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif, sebagai pondasi kuat dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.
“Saya berharap, semoga Indonesia menjadi negara besar dan memiliki generasi emas di tahun 2045,” ujarnya.
Ditempat yang sama, pewakilan dari BGN Ade Tias Maulana menyampaikan, dukungan dari Badan Gizi Nasional dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat program Makan Bergizi Gratis.
“Program ini tidak hanya bertujuan untuk mencegah stunting dan gizi buruk sejak masa kehamilan hingga usia pertumbuhan anak, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya konsumsi pangan yang aman dan bergizi,” jelasnya,
BGN sendiri akan membangun dari desa dan dari bawah untuk pertumbuhan ekonomi, dan pemberantasan kemisikinan hingga memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM). Tujuan dengan diadakannya program MBG ini ialah agar dapat meningkatkan asupan gizi serta mengigatkan kesadaran masyarakat mengenai asupan gizi yang tepat bagi tubuh.
“Program ini menjadi titik awal membentuk generasi bangsa yang sehat, unggul, dan berdaya saing tinggi. Dengan komitmen bersama dan integritas dalam pelaksanaannya, visi menciptakan masyarakat Indonesia yang cerdas dan tangguh dapat diwujudkan secara nyata menuju Indonesia emas 2045,” tutur Tias Maulana saat mengakhiri perbincangan (red).