BANDUNG,KLIK I-News.com – Dalam mendukung program Pemerintah sembilan lompatan besar Kementrian Ketenagakerjaan dari aspek produktivitas, maupun Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia Kompeten.
Salah satu Instruktur Kejuruan Otomotif Sepeda Motor di BBPLK Bandung , Firmansyah Wahyu berbagi cerita pengalamannya selama tiga tahun mengajar para Peserta pelatihan Otomotif dari tingkat kesulitan, sampai peserta latihan menjadi lulus Kompeten untuk mengejar lompatan besar yang sudah hadir didepan mata, salah satunya persaingan globalisasi dibidang otomotif semakin meningkat ,maka SDM harus lebih kreatif dan inovatif,
“selama 3 tahun saya mengajar di BBPLK Bandung, tingkat kesulitan mengajar otomotif untuk di internal dari peserta itu , bagaimana memahami karakter peserta datang dari berbagai daerah sehingga terjadi komunikasi beberda – beda. Karena melatih peserta itu gampang-gampang susah, kuncinya adalah harus sabar,” ucap Firmansyah Wahyu ,Senin (10/01/22),
Diakui Firmansyah, yang saat ini fokus pada Program pemeliharaan kendaraan sedang dan ringan otomotif sepeda Motor. Untuk kendala lainnya yaitu pemahamannya dari masing – masing peserta,
“karena pelatihan otomotif itu tidak semua sama, bagaimana Instruktur ini melatih peserta dari berbagai macam latar belakang itu agar menjadi satu dibidang otomotif,” jelasnya
Lebih lanjut kata Firman, untuk melatih peserta lebih gampang, peserta minimal memiliki basik dibidang otomotif, atau hobi. Namun demikian, jika peserta sama sekali tidak memiliki basik otomotif. karena disini akan bertemu dengan banyak orang dari berbagai daerah, tentunya berbeda-beda karakter juga, sehingga akan terjadi komunikasi setiap hari antara Instruktur dan peserta,
“tugas kami sebagai Intruktur akan memberikan pelatihan basik terlebih dahulu sampai peserta paham betul. Misalnya, jika peserta sudah terjun ke Bengkel, maka akan terjadi satu pemahaman selama pelatihan berlangsung, bebernya,
Adapun kesan dan pesan Firman kepada rekan-rekan Instruktur, selama melatih peserta dinikmati saja pekerjaan ini dengan iklas menjadikan salah satu nilai ibadah untuk membantu berikan ilmu bagi masyarakat dari yang tidak bisa apa-apa, sampai menjadi SDM otomotif yang Kompeten dan diterima bekerja di perusahaan maupun menjadi wirausaha,
“hal yang membanggakan menjadi Instruktur di BBPLK Bandung dari tahun 2018. Ketika peserta sudah lulus dan mendapat sertifikat kompetensi, mereka sudah banyak terjun ke dunia kerja menjadi wirausaha membuka bengkel dan sudah masuk bekerja di Showrom- Showrom resmi,’ jelasnya,
Harapannya di tahun 2022 ini untuk SDM yang sudah lulus, ketika sudah mendapatkan pelatihan dan sertifikasi Kompetensi, yang sudah terjun kepada masyarakat, bisa mengaplikasinya ilmu-ilmu yang didapat dari BBPLK Bandung untuk kepentingan melatih diri sendiri, bermanfaat bagi orang lain dan harus lebih kreatif serta memiliki Inovasi untuk mengembangkan otomotif di tahun 2022 ini ,
“karena tantangan globalisasi di dunia otomotif, kondisi kendaraan saat ini mengalami semakin signifikan berkembang, maka di kejuruan otomotif , kami dari Instruktur ingin kembangkan inovasi kendaraan Seperda Motor Listrik. Karena memang kemajuan ini, kendaraan akan semakin dibutuhkan masyarakat sebagai alat transportasi untuk produktivitas,
“dengan Inovasi itu,maka SDM Instruktur otomotif BBPLK Bandung ini, Kompetensinya akan semakin ditingkatkan kembali. Ketika mereka (SDM) melatih dan terjun kepada masyarakat, maka masyarakatnya akan dihasilkan pelatihan yang berkualitas dan SDM Kompeten,” ujar Firmansyah (sah).