Seorang Nelayan Warga Bekasi Ditemukan Tewas Terseret Arus Kali

 

BEKASI,KLIK Inews – Cuaca buruk saat ini masih terjadi di wilayah Jawa Barat, warga brrnama Supardi alias Pardi (51) berprofesi sebagai nelayan mengurungkan niatnya untuk melaut dan kemudian dia menyandarkan kembali perahunya, namun nahas, Supardi terseret kedalam sungai Citarum yang saat itu kondisinya sedang pasang, sementara cuaca sedang hujan yang menjadikan pada waktu kejadian luput dari perhatian teman – teman nelayan setempat, Munggu pagi (6/02/22) pukul 07.00 Wib.

“kami, sebagai warga menyadari Supardi tidak ada di perahunya yang sedang hanyut, warga pun bergegas melaporkan ke RT setempat, sementara warga yang lainnya melakukan pencarian,”kata Pitung rekan Korban saat dikonfirmasi, Senin (07/02/22).

Pada pukul 16:15 relawan Baznas Tanggap Bencana Kabupaten Bekasi tiba di lokasi kejadian, kemudian disusul Laskar RDP, ESLAN beserta BPBD Kabupaten Bekasi dengan membawa 3 unit perahu dengan mesin tempel dan tak beberapa lama datang Basarnas Jakarta langsung melakukan pencarian bersama BPBD Kabupaten .Bekasi dan dibantu oleh relawan yang telah lebih dulu tiba di lokasi.

“Alhamdulillah pada pukul 14:00 waktu setempat, korban ditemukan warga sedang terapung di sisi kiri sungai ke arah muara dan dilaporkan kepada tim yang sedang berada di TKM,”jelasnya
Pitung, sapaan akrab Suryadi salah satu relawan Bekasi yang di tunjuk sebagai pimpinan OpSAR bersyukur kepada Alloh SWT dan berterimakasih kepada BPBD dan Basarnas serta temen-temen relawan yang sudah ikut andil dalam pencarian ini.

“BPBD Kabupaten Bekasi, KanSAR Jakarta, Baznas Tanggap Bencana Kab. Bekasi, ESLAN, Laskar RDP, GSK, dan unsur pemerintahan desa setempat,” tutur Bang Pitung Ketika dikonfirmasi potensi SAR yg bergabung dalam pencarian tersebut.

Berdasarkan permintaan keluarga korban, jenazah Supardi langsung dibawa ke kampung halamannya(Indramayu) dengan menggunakan Ambulan Laskar Juang RDP (are/asm).

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *