FIKOM Ubhara Jaya Kerjasama  Dengan Karang Taruna Harapan Baru Giat  Webinar Edukasi Strategi Penanganan Hoax

KOTA BEKASI,KLIK INEWS.COM – Penelitian berupa kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai kasus hoax melalui webinar, masih terus berjalan oleh Mahasiswa/Mahasiswi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Bekasi. kegiatan ini dilaksanakan sebagai proses pengerjaan Ujian Akhir Semester (UAS) mahasiwa dengan mata kuliah disinformasi dan pemeriksaan.

Kegiatan ini dibimbing oleh Rr. Dinar Soelistyowati, S. Sos., M.M., M. I.Kom sebagai dosen pembimbing dan pemateri Ubhara Jaya. Lalu, selaku mahasiswa dalam mata kuliah tersebut, Yasmin Heri Dharmawan sebagai ketua tim peneliti, Furry Mulia Bintang sebagai wakil ketua tim peneliti, Fahrani Maulidina sebagai bendahara I, Fadhillah Ramadhania sebagai bendahara II, Salma Hafhisyah sebagai sekretaris I, Angeli Offilia sebagai sekretaris II, Muhammad Nurcholis sebagai dokumentasi I, M. Khadafy sebagai dokumentasi II, Syifa Aulia Rahma sebagai Humas I, Hindun Nurun A’la sebagai humas II, dan Awilda Rizkyah sebagai humas III.

“kegiatan ini ditujukan kepada anggota karang taruna Kelurahan Harapan Baru, dengan mengangkat tema “Strategi Penanganan Hoax di Lingkungan Harapan Baru Kota Bekasi”. Webinar ini berisi pembukaan, pemaparan materi, diskusi dan sesi tanya jawab,” ungkap Ketua Tim Peneliti Yasmin Heri Dharmawan saat dikonfirmasi klikinews.com, Senin (27/06/22).

Webinar ini berlangsung selama dua hari, dan hari pertama yaitu pada hari Sabtu, 18 Juni 2022 pukul 16.00 – selesai, dengan Fadhillah Ramadhania sebagai MC, Syifa Aulia Rahma dan Muhammad Nurcholis sebagai pemateri, Fahrani Maulidina dan Yasmin Heri sebagai Narasumber yang menjawab pertanyaan dari audiens.

“Ketika kami telah berhasil menyelesaikan kegiatan penelitian Abdimas tersebut, kami memiliki beberapa poin yang dapat kami simpulkan, dimana tema yang diangkat dalam kegiatan ini tekesan sangat menarik perhatian dari teman-teman Karang Taruna, sebab ketika pemaparan materi dihari pertama yang dilakukan oleh tim peneliti, terdapat banyak sekali pertanyaan dan juga berupa diskusi bersama para partisipan yang berada di webinar tersebut, sehingga kami pun turut senang atas respon mereka yang positif dan membantu menanggapi keraguan partisipan perihal kasus hoax yang masih rentan tersebar dengan materi yang kami sajikan,”jelasnya.

Selama proses diskusi dan tanya jawab, seluruh partisipan mengatakan bahwa mereka merasa puas dengan jawaban dari narasumber terhadap pertanyaan dan keraguan mereka terkait strategi penanganan kasus hoax yang telah dipaparkan.

Di hari kedua, yaitu pada Minggu, 19 Juni 2022 pukul 16.00 – selesai. Webinar dilaksanakan dengan Fahrani Maulidina sebagai MC dan Ibu Rr. Dinar Soelistyowati, S. Sos., M.M., M. I.Kom sebagai pemateri. Hampir sama halnya dengan hari pertama,

“namun kami para tim peneliti merasa bahwa, dihari kedua ini merupakan momen yang paling mengesankan, melihat keaktifan partisipan yang menanyakan hal terkait kasus disinformasi hingga jenis-jenisnya yang mencondong kearah sosial media dan internet, sesuai yang telah dipaparkan oleh Ibu Dinar. Tentu beliau pun dengan senang hati menjawab dan menjelaskan dengan penjelasan yang jauh lebih informatif, dari jawaban dan pemaparan di hari pertama.”tutur Yasmin,

Dengan adanya pertanyaan dari beberapa partisipan yang memiliki berbagai sudut pandang, hal itu memberikan kami pemahaman dan ilmu baru, tentang sejauhmana, partisipan dari lingkungan karang taruna kota harapan baru dan lingkungan lainnya memiliki keraguan khususnya pada kasus penyebaran hoax dan pemahaman tentang disinformasi. “yang dimana hal ini menjadi poin penting dalam penelitian dan dapat kami jadikan kesimpulan dari hasil penelitian kami berjalan lancar,”jelasnya (asm).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *