PURWAKARTA, KLIK INEWS.COM – Sebagai bentuk Implementasi untuk mendukung program sembilan lompatan besar Menteri Ketenagakerjaan RI, salah satunya link and match ketenagakerjaan, BBPVP Bandung Bersama Pemerintah Kabupaten Purwakarta menginisisasi pembentukan forum Skill Development Center (SDC) sebagai wadah Daerah dalam kebijakan mengurangi angka pengangguran dan kemsiskinan secara terstruktur, sistematis dan massif (TSM).
Dalam rangkaian kegiatan tersebut terlebih dahulu diawali dengan Sosialisasi dan penandatanganan komitmen, serta penyusunan Analis Potensi Wilayah (APW) dan SDC) yang disambut langsung oleh Bupati Purwakarta, Ane Ratna Mustika dan jajaran pada tanggal 6 – 8 Juni 2022, bertempat di Kantor Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Sosialisasi yang dipimpin oleh Sub.Koordinator Bidang Pemberdayaan BBPVP Bandung ,Susanto,S.T,M,Si membahas terkait isu sentral pembangunan SDM seperti ; Kompetensi dan daya saing tenaga kerja, pengangguran dan urbanisasi, tantangan pembangunan Nasional 10 – 20 tahun kedepan, serta Undang – Undang Cipta Kerja , serta isu-isu terkait Pendidikan dan pelatihan vokasi.
“kenapa harus SDC ?, karena kerawanan situasi Ketenagakerjaan di Indonesia, khususnya yang bersangkutan dengan pengangguran, setengah pengangguran, kompetensi dan produktivitas. Selain itu, tantangan badai dsrupsi Industry 4.0/5.0, persaingan global, peningkatan penduduk usia produktif, serta dampak pandemi covid 19 di dunia selama dua tahun lebih berdampak kepada pengangguran,”ungkap Sub. Koordinator Bidang Pemberdayaan BBPVP Bandung ,Susanto,S.T,M,Si saat dikonfirmasi klikinews.com, Jumat (17/06/22).
Lebih lanjut , Bapak Susanto menyampaikan kepada Bupati Purwakarta dan jajaran, sosialisasi ini juga sekaligus membahas Mismatch yang berkepanjangan antara dunia Pendidikan dan pelatihan vokasi dengan kebutuhan dunia industry, dan dunia kerja akan jenis dan kualifikasi tenaga kerja. Kurang optimalnya pemanfaatan modalitas dan sumber daya pengembangan kompetensi SDM didaerah sebagai akibat dari kekurangan koordinasi, sinergitas dan keharmonisan kebijakan dan program lintas Sektor dalam penanganan maslaah Ketenagakerjaan sebagai bagian integral dari pembangunan daerah dan pembangunan nasioal.
“keberadaan peran, fungsi, tujuan dan sasaran pengembangan SDC adalah lembaga rujukan untuk keterpaduan sinergritas dan program pengembangan SDM kompetensi, cipta kerja, dan keberkerjaan tenaga kerja di daerah, dalam rangka penanggulangan pengangguran, peningkatan produktivitas dan daya saing, serta partumbuhan ekonomi daerah,” ujar pria yang akrap disapa Santo ini,
SDC memiliki peran dan fungsi sebagai penggerak, promotor dan fasilator peningkatan kerjasama, koordinasi, keterpaduan sinergritas program kegiatan, Pendidikan, dan pelatihan vokasi dengan program penciptaan kesempataan kerja dan kebekerjaan tenaga kerja.
“kelembangaan SDC di Purwakarta melibatkan lima unsur utama yaitu, pemangku kepentingan yaitu akademisi dan profesi, pebisnis, pemerintahan dan masyarajat, komunitas. Yang diharapkan akan tercipta harmonisasi lintas sector dalam menangani masalah ketenagakerjaan. Kehadiran SDC ini dapat dibentuk ditingkat provinsi, tingkat Kota /Kabupaten,” tuturnya (asm).