KOTA BEKASI, KLIK INEWS.COM – Primaya Hospital Bekasi Barat menggelar Bakti Sosial CSR operasi Katarak mata, yang bekerjasama dengan Yayasan Metropolitan Peduli dan Persatuan Dokter Mata (Perdami) Indonesia cabang Kota Bekasi, dalam rangka peduli terhadap masyarakat yang kurang beruntung.
Disampaikan Direktur Hospital Primaya Bekasi Barat dr.Prima Yunika ,skaligus pembukaan Eye Center, bahwa kegiatan CSR operasi katarak ini dilaksanakan secara bersamaan launching ceremony pembukaan layanan Eye Center yang ada di Primya Hospital Bekasi Barat, Sabtu (26/06/22).
“sejak tanggal 10 Juni adalah bagian kegitan CSR ini, menjadi tahapan pertama, dimana pihak Rumah Sakit Primaya melakukan Screening dan memastikan mata pesien bisa memenuhi syaraat untuk betul – betul sudah siap belum untuk di operasi katarak, kita lakukan sebanyak dua tahap ,”ungkap Direktur Primaya Hospital Bekasi Barat dr.Prima Yunika saat dikonfirmasi klik inews.com
Dari 200 pasien yang hadir untuk melakukan screening mata, yang memenuhi syarat untuk operasi katarak mata ada 75 pasien. Bagi masyarakat yang lolos screening mata 75 pasien memenuhi syarat akan dilakukan pemeriksanaan tahap kedua tanggal 17 Juni 2022, akan fokus untuk memastikan kesehatan pasien siap untuk di operasi mata yang akan dilaksanakan di Primaha Hospital untuk memberikan kontribusi CSR kami bisa menyelesaikan operasi,” jelasnya
“untuk target CSR tidak membatasi, kita lebih kepada semua masyarakat yang mempunyai masalah mata yang mempunyai katarak belum bisa tindakan operasi, mungkin karena faktor tidak memiliki biaya dalam hal lain. ini menjadi sebuah kegiatan positif yang rencanaya kita akan dijadikan rutin tahunan. Harapannya dengan CSR ini, baksos ini adalah bagian upaya Primaya Hospital Berat untuk membantu dan mengurangi kondisi kebutaan pada masyarakat yang disebabkan katarak yang data dapat dari surpev kebutaan,” tutur dr.Prima.
Ditempat yang sama, Ketua Yayasan Metropolitan Peduli MNA Maharta turut apresiasi atas kolaborasi baksos operasi katarak ini, baik dengan perdami, maupun Primaya Hospital Bekasi Barat sebagai tempat operasinya . Sehingga kegiatan baksos tersebut berjalan lancar dari mulai pemeriksaan tahap ke satu dan kedua.
“Yayasan Metropolitan Peduli sudah ada sejak tahun 1994, di Kota Bekasi sendiri ada perusahaan yang bergerak di bidang Property Pusat perbelanjaan mall, Hotel dan perkantoran. Dengan hadirnya Yayasan ini, kami berharap dapat terus menyalurkan kebaikan membantu masyarakat,” ujar Pria yang akrap disapa Beny ini,
Yayasan Metropolitan peduli selama ini sudah bekerjasama dengan Perdami dalam giat baksos operasi katarak , khususnya di Kota Bekasi.
“bagaimana kami menunjukan kepedulian terhadap masyarakat Kota Bekasi terkait banyak warga yang teridentifikasi, bahwa ada masyarakat yang mengalami katarak yang memerlukan bantuan ,” ujarnya.
Sejak apa yang disampaikan Plt. Walikota Bekasi Tri Adhianto kepada Yayasan Metropolitan Peduli , meminta bantuan adanya operasi katarak untuk beberapa warga Kota Bekasi dari tahun 2021, hanya dua pasien yang baru bisa terlaksana, dan awal lokasi operasinya di RSUD Kota Bekasi.
“lalu kami berlajut membuat baksos operasi katarak yang besarnya dengan perdami di tahun 2022, yang finalnya operasi terlaksana di Primaya Hospital Bekasi Barat saat ini. Saya ucapkan selamat buat warga yang sudah operasinya berhasil, tentunya ini melaui proses screening yang pastinya mengikuti aturan dari tim medis dan para dokter, sebanyak 75 warga operasinya telah berjalan lancar,” ujarnya (sam).