KOTA BEKASI, KLIK INEWS.COM – Hoax saat ini sangat mempengaruhi dan membentuk opini publik secara luas, sehingga orang- orang dianggap cukup memiliki pengetahuan literasi juga rentan terpapar hoax yang mengakibatkan dampak tidak baik kepada masyarakat.
Hal tersebut membuat tergugah para mahasiswa jurusan Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Bekasi, untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat terkait hoax yang sering terjadi dialami saat ini. Dan melakukan komunikasi langsung dengan masyarakat Marga Mulya di Jalan.Perjuangan, Rt.02/09 Kp. Teluk Buyung Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara ,Kota Bekasi
Kegiatan Abdimas ini tentunya didampingi oleh Dosen Ubhara Jaya sekaligus pendamping RR.Dinar Soelistyowati,S.Sos,M.M,M.I.Kom menjelaskan, beberapa bentuk aplikatif dalam melawan hoax, yaitu: Tidak disarankan untuk membagi tautan yang berisikan berita sensasional.
“setiap menerima informasi perlu melakukan pengecekan terhadap pembuat berita, bila informasi terkait dengan isu-isu yang memicu emosi disarankan untuk berhati-hati,melacak berita dengan aplikasi di media sosial seperti FB, Twitter, dan sebagainya,” ungkap Dinar RR. Dinar Soelistyowati,S.Sos, M.M,M.I.Kom saat dikonfirmasi klikinews.com, Jumat (01/07/22).
Menurut Dinar, masyarakat saat ini juga harus cerdas menggunakan media sosial, seperti menjaga etika perilaku dan berkomunikasi, tahan emosi, berpikir ulang, diary lebih baik, hanya memanfaatkan sisi positif media sosial,
“yang terpenting adalah, masyarakat bisa bijak dalam berkomunikasi di medsos dengan kenalan dan berkomunikasi. Telusuru fakta, jaga data pribadi dan privasi, filyer filter akun yang diikuti, dan yang terakhir ,waspada dan jangan asal percaya dengan informasi yang belum benar adanya. Seperti yang disebutkan diatas, sebagai generasi penerus bangsa kita harus bisa cerdas bermedia sosial,” paparnya.
Adapun beberapa ciri-ciri berita hoax yaitu: mengakibatkan kecemasan, kebencian, dan permusuhan. Sumber berita tidak jelas. hoaks di media sosial biasanya pemberitaan media yang tidak terverifikasi, tidak berimbang, dan cenderung menyudutkan pihak tertentu.
“dan bermuatan fanatisme atas nama ideologi, judul,dan pengantarnya provokatif, memberikan penghukuman serta menyembunyikan fakta dan data,” jelasnya. (sam).
Daftar Peserta :
* Satria * Asman
* Firman Raden * R. Nasrudin
* Kamal Kusnadi * Nazia Nurul Azizah
* Rosmala * Aulia
* Yayan * Sari
* Mutua * Hawa
* Putri * Nur
* Tono * Edwin
* M.Firgi Awan * Robet