KOTA BEKASI, KLIK INEWS. COM – Dinas Pendidikan Kota Bekasi menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) untuk SMP Swasta Kota Bekasi, yang dilaksanakan SMP Bani Saleh 1 Kota Bekasi, Jl. Kartini, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat selama dua hari tanggal 13-14 Juli 2022.
Kegiatan Bimtek IKM ini, yang pertama adalah sosialisasi kepada sekolah-sekolah SMP swasta dan para guru yang melaksanakan Kurikulum Merdeka, yang dimana mereka sudah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Bekasi terkait dengan pemberlakuan kurikulum Merdeka.
“kekasan dari kurikulum Merdeka Belajar ini tidak jauh dengan K 13, tapi prinsipnya disini rekan -rekan guru ,salah satunya adalah pembelajaran berbasis projek . Selain itu, rencana pembelajaran alur CP, ATP yang dulu disebut dengan RPP, prinsipnya kita menyampaikan sosialisasi Kurikulum Merdeka kepada para guru SMP Swasta yang mengikuti diklat IKM ini bisa menerapkan kurikulum yang saat ini dilaksanakan yaitu kurikulum merdeka,” kata Fasilitator ilmplementasi Kurikulum Merdeka dari Disdik Kota Bekasi, Tri Wahyu Retnaningsih saat dikomfirmasi media klikinews.com
Karena sebelumnya kata Tri, para guru sudah melaksanakan K 13, jadi IKM tersbeut bisa dikatakan adalah sambungan dari K 13. Dimana setelah bimtek ini para guru sudah bisa meng-implementasikan di tahun ajaran baru 2022/2023.
“saya menyarankan juga kepada bapak dan ibu para Kepala Sekolah yang sudah mengikuti bimtek IKM, kami juga menghimbau kepada rekan-rekan guru, bahwa Kurikulum Merdeka ini tidak jauh dengan kurikulul K 13, karena bisa melaksakan dengan K 13, tetapi kita ambil materi yang esensial sesuai dengan aturan KM ini,” jelas Tri.
Menurutnya, semua mata pelajaran masuk, tetapi di kurikulum ini salah satu pelajaran informatika, yang selama ini di K 13 Informatika itu sudah masuk, tetapi dikurikulum merdeka belajar saat itu belum wajib .
“harapannya dengan Bimtek IKM ini, meskipun waktunya singkat, tetapi sesingkat ini mereka, khususnya para guru sebagai pelaksana sudah paham dan akan koordinasi dengan Kepsek dan Disdik. Mau tidak mau, para guru mengajar harus mengikuti perubahan kurikulum baru. Karena Pemerintah sudah banyak penyediaan kurikulum, salah satu kurikulum baru para guru harus mengaktifkan Digitalisasi dan wajib disampaikan, karena bahan apa saja sudah disediakan melalui digital tetapi tidak terlepas ari Juknis yang ada,” tutur Tri Retnaningsih.
Hadir sekolah lain yang mengikuti dalam kelompok Bimtek IKM di SMP Bani Saleh Bekasi yaitu kelompok B. 20 SMP Bani Saleh 1, SMP Salsabila , SMP Yanwaa, SMP AL Kautsar DAN SMP Gobal Prima.
Hal tersebut mendapat tanggapan dari Kepala SMP Bani Saleh 1 Kota Bekasi, Ichda Rachmawati, yang turut mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah menggiatkan bimtek terkait IKM untuk memajukan pendidikan Indonesia agar dapat bersaing secara global.
“Kurikulum merdeka belajar merupakan pengembangan kurikulum 13, yang lebih disederhanakan dengan berfokus pada projek. Dimana siswa/ siswi di tahun ajaran baru ini lebih aktif dan kreatif, sosial, pancasilais, mandiri dan berkharakter positif,”ujar Ichda Rachmawati (asm).