BBPVP  Bandung  Sosialisasikan Pemasaran LuLusan Pelatihan SDM SIAPKerja Kekawasan Industri  Mitsubishi  Motor

KOTA BEKASI, KLIK INEWS.COM  –  Sebagai  bentuk  Implementasi  untuk mendukung  program  Mentri  Ketenagakerjaan RI, Balai  Besar  Pelatihan  Vokasi dan Produktivitas (BBPVP)  Bandung  telah melakaukan  kunjungan kerja dalam rangka sosialisasi kelembagaan  dan pemasaran lulusan pelatihan kerja ke Kawasan  Industri   PT Sun Star Prima Motor – Mitsubishi  Motors  yang berlokasi  di  Jln. Ir. H. Juanda No. 35, Bulak Kapal,  Bekasi Timur. Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (13/09/22).

Dalam  kunjungan  kerja  kali ini,  ke PT Sun Star Prima Motor wilayah Bekasi, Tim Pemberdayaan  BBPVP  Bandung  yang  dipimpin  oleh  F.X  Iwan E. Irawanto yang  didampingi oleh  tim Media  www.klikinews.com  fokus kepada  Industri kerja dan  pengembangan  kelembagaan  dan pemasaran lulusan SDM Kompeten SIAPKerja   program unggulan kejuruan otomotif  yang sudah  dilatih kerja  dengam baik  oleh  BBPVP  Bandung.

“pertama – tama saya ucapkan  terima kasih atas sambutan yang hangat dari Pimpinan dan jajaran PT.Sun Star Prima Motor. Dalam kunjungan kerja ini, tujuan kami  dalam rangka  optimalisasi dan pemberdayaan  sumber daya pelatihan kerja  serta lulusan  di BBPVP Bandung. Maka dari itu, diperlukannya  sinergritas antara Perusahaan Swasta dan Stakeholder, agar program pemerintah  dapat  sebagaimana mestinya  berjalan lancar ,” ungkap Tim Pemberdayaan  BBPVP Bandung  F.X  Iwan E. Irawanto,

Sebagai  Penjajakan ke PT.Sun Star Prima Motor Bekasi, BBPVP  Bandung bermaksud  mengajak kolaborasi dalam penempatan kerja para lulusan  untuk  tahun 2023 mendatang. Karena di tahun 2022 ini, para lulusan pelatihan   kerja  sudah  banyak  di  gandeng  oleh perusahaan – perusaaan  industri  yang ada di Jawa Barat.

“pelatihan  kerja  diberikan oleh BBPVP  Bandung kepada para peserta secara free (gratis), karena ini adalah program dari  pemerintah Kementrian Ketenagakerjaan yang dibiayai oleh APBN. Adapun  peserta  yang  sudah mengikuti  pelatihan program unggulan  kejuruan  otomotif  Kendaraan Motor dan Mobil  ada yang dari Banda Aceh  sampai Papua tahun ini sudah di pesan perusahan  otomotif.

Kunjungan  kerja  dari  tim  BBPVP  Bandung  disambut hangat oleh Branch Manager  PT Sun Star Prima Motor, Irwan Arifin serta jajaran, yang merupakan salah satu dealer resmi Mitsubishi Motors  dan Mitsubishi Fuso yang beralamat di Jl. Ir. H. Juanda , Bulak Kapal, Bekasi Timur.

“kami  sangat  senang  atas  kunjungan  kerja  tim Pemberdayaan BBPVP Bandung ke  dealer Mitsubishi  Sun Star Prima Motor. Dan bisa melihat langsung proses kerja kami , yang memiliki bengkel  khusus kendaraan Mobil Mitsubishi dalam memberikan layanan 3S yaitu Sales, Service dan Sparepart untuk Custamer,” kata Irwan Arifin

Selain  itu kata Irwan memparkan,  PT. Sun Star Prima Motor  melayani penjualan kendaraan penumpang merk Mitsubishi seperti Xpander dan Pajero Sport dan kendaraan niaga  Mitsubishi  seperti  L300, Triton, truk  Canter  dan  Truk Fuso di bawah naungan PT. Mitsubishi Motors Kramayudha Sales Indonesia (MMKSI) dan PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB).

“dalam  pertemuan ini, semoga kami dari  Mitsubishi Motors untuk tahun  2023 dapat bekerjasama dengan BBPVP Bandung dalam penempatan kerja, SDM lulusan pelatihan otomotif Siap Kerja. Dari perusahaan lain saja kami dapat berkolaborasi, apa lagi ini  adalah  program pemerintah  dari  Kementrian  Ketengakerjaan RI, kami sangat menyambut  baik  untuk kolaborasi kedepannya dalam mendukung, bagaimana menciptakan SDM yang tumbuh,” tuturnya .

Ditempat  terpisah, Koordinator Pemberdayaan BBPVP Bandung Susanto,S.T,M,Si menambahkan, situasi usai pandemi covid 19 adalah  kerawanan  situasi   ketenagakerjaan  di Indonesia, khususnya yang bersangkutan dengan  pengangguran, setengah pengangguran, kompetensi dan prosuktivitas.

“selain itu, tantangan badai deruspsi Industri  4.0/5.0, persaingan global, peningkatan  penduduk usia produktif, serta dampak pandemi  covid 19 di dunia selama dua tahun lebih berdampak kepada pengangguran,”  ujar  Susanto.

Lebih lanjut, kata Susanto menyampaikan, sosialisasi ini juga sekaligus  membahas Mismatch yang berkepanjangan antara dunia Pendidikan dan pelatihan  vokasi dengan kebutuhan dunia Industri, dan  dunia kerja  akan jenis  dan kualifikasi tenaga kerja. Kurang optimalnya pemanfaatan modalitas dan sumber daya pengembangan  kompetensi SDM didaerah sebagai akibat dari kekurangan koordinasi, sinergitas dan keharmonisan kebijakan dan program  lintas Sektor dalam penanganan maslaah Ketenagakerjaan sebagai bagian integral dari  pembangunan daerah dan pembangunan nasioal.

“keberadaan peran, fungsi, tujuan dan sasaran sosialisasi ini  adalah  lembaga rujukan  untuk  keterpaduan  sinergritas  dan program pengembangan  SDM kompetensi, cipta kerja, dan kebekerjaan tenaga kerja di  daerah, dalam rangka penanggulangan pengangguran, peningkatan  produktivitas  dan  daya  saing, serta partumbuhan ekonomi daerah,” ujar pria yang akrap disapa Santo ini (asm).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *