Hendrayana : Prof AzyumardI  ilmuwan  Sangat  Peduli  Terhadap  Kemerdekaan  Pers  Indonesia

JAKARTA, KLIK INEWS.COM –  Keluarga Besar Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) yang merupakan anak  kandung  dari  Dewan  Pers  telah berduka atas meninggalnya  Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra, Minggu (18/9/2022) pukul 12.30 waktu setempat  di  Rumah  Sakit Kedah, Malaysia, Kuala Lumpur.

Hal tersebut disampaikan  Direktur Eksekutif LPDS dan  Tenaga Ahli (TA) di Komisi  dan Perundang-undangan Dewan Pers, Hendrayana, S.H., M.H  “Innalillahi wa innalillahi rojiun”, telah meninggal dunia Ketua Dewan Pers dan guru  besar  UIN  Jakarta Prof. Dr. Azyumardi Azra di Rumah Sakit Malaysia.

“beliau adalah Profesor dan Ketua  Dewan  Pers  priode  2022 – 2025, adalah  seorang  ilmuwan  cendikiawan muslim dan  mantan Rektor Universitas UIN Jakarta, yang  sangat peduli  dan  perhatian  terhadap  kebebasan Pers Indonesia,

“dan ini adalah poto terakhir saya dengan Ketua  saat menerima potongan tumpeng sebagai bentuk syukuran  kemenangan atas  putusan Mahkamah  Konstitusi  tanggal 6 September 2022  di kantor Dewan Pers  terkait dengan UUD Pers yang di gugat,” ungkap Hendrayana, S.H,.M.H  saat dikonfirmasi media klikinews.com, Minggu Sore (18/9/22).

Menurut Hendrayana, selama bertugas sebagai Tenaga Ahli (TA) di Komisi Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pers, Profesor Azumardi Azra  sangat peduli dan perhatian  terhadap kebebasan  Pers,

“sehingga beliau memberikan perhatian tentang kemerdekaan Pers yang menjadi bagian dari demokrasi. Dimana kebebebasan Pers menjadi pilar keempat ,”tutur Hendrayana,

Dimata Hendrayana dan rekan-rekan di LPDS, almarhum adalah seorang ilmuwan dan cendikiawan muslim yang selama ini  mendedikasikan waktunya untuk  perkembangan Pers di  Indonesia.

“Pandangan  saya  pribadi  kesan dan pesan terhadap  beliau,  adalah pribadi yang sangat baik,  mau menerima  kritikan dan  masukan- masukan dari koleganya, itulah yang membuat kami sangat kehilangan sosok yang baik. Doa kami, semoga  almarhum  husnul  khotimah  disisi allah swt,” tutup Herdrayana (asm).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *