CIANJUR, KLIK INEWS.COM – Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB) memfokuskan Pencarian korban gempab di empat titik. Sementara untuk bantuan ditargetkan tidak ada lagi masyarakat terdampak yang ada di pengungsian tidak mendapat bantuan.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan, untuk evakuasi dan pencarian korban saat ini sedang berlangsung.
“Ada empat titik yang kami laksanakan oleh Basarnas, TNI-Polri, BNPB, BPBD, di titik-titik antara lain di empat sektor di Kampung Cugenang RT 02, Kampung Rawacina Desa Nagrak, Kampung Salakaung Desa Sarampad, dan Sate Sinta,” kata Suharyanto kepada wartawan, di RSUD Sayang Cianjur, Rabu (23/11). ![]()
Lebih lanjut Suharyanto menyampaikan saat meninjau RSUD Cianjur, kemudian mengarahkan seluruh Babinsa, Babinkamtibmas, Kelapa Desa, Camat, Danramil, dan Kapolsek dikumpulkan lagi runtjn apat koordinasi di bawah koordinasi deputi empat logistik sebagai penanggung jawab terkait logistik.
“Jadi dipastikan hari ini kami targetkan tidak ada lagi masyarakat terdampak yang ada di pengungsian ini tidak mendapat bantuan,” kata dia.
Suharyanto menyenbut, ada 14 titik pengungsian terpusat di 12 kecamatan. Diantaranya di Kecamatannya Cianjur, Karangtengah, Warungkondang, Cugenang, Cilaku, Cibeber, Sukaresmi, Cikalongkulon, Sukaluyu, Pacet, dan Gekbrong.
“Tapi ada juga masyarakat yang tidak mau bergeser ke tempat pengungsian terpusat. Mereka ingin membuat tenda-tenda depan rumahnya,” ungkapny.
Namun, demikian, kata Suharyanto, yang masuk pengungsian terpusat maupun yang ada di pengungsian-pengingsian masing-masing, ditargetkan hari ini bisa terdistribusi.
“Kemudian ada informasi desa-desa atau dusun-dusun yang katanya terisolir. Ini sedang kami cari, kalau memang masih ada kita akan berusaha tembus, dan untuk sementara sambil menembus disiapkan tiga helikopter untuk mendorong logistik,” katanya. (sam/dik).
Laporan Jurnalis : Sidik ||