Layanan Khusus Talasemia Primaya Hospital Bekasi Barat Dapat Kunjungan Dari Kabupaten Banyumas

KOTA BEKASI,KLIK INEWS.COM  –  Ketua Yayasan Talasemia Indonesia Kabupaten Banyumas, Erna  Sulistiyawati Husein, melakukan kunjungan ke Primaya Hospital Bekasi Barat,Senin ( 19/12/22). Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat dan mengenal lebih dekat layanan talasemia yang disediakan oleh Primaya Hospital Bekasi Barat, dimana diketahui layanan talasemia di sini sudah cukup komprehensif mulai dari layanan preventif yaitu skrining, hingga pengobatan khusus pasien talasemia.

Indonesia termasuk salah satu negara dalam sabuk talasemia dunia, yaitu negara dengan frekuensi gen (angka pembawa sifat) talasemia yang tinggi. Hal ini terbukti dari penelitian epidemiologi di Indonesia yang mendapatkan bahwa frekuensi gen talasemia beta berkisar 3-10%. Dan berdasarkan data Yayasan Talasemia Indonesia / Perhimpunan Orang Tua Penderita (YTI/POPTI) diketahui juga bahwa penyandang Thalassemia di Indonesia Sejak tahun 2012 sebanyak 4.896 kasus hingga bulan Juni Tahun 2021 data penyandang talasemia di Indonesia sebanyak 10.973 kasus.

CEO Primaya Hospital, Leona A Karnali mengatakan, Primaya Hospital Group mengutamakan patient experience dalam setiap pelayanan kami di seluruh Rumah Sakit dan kenyamanan pasien menjadi prioritas utama ” kami  Sebagai rumah sakit yang berkomitmen untuk selalu bertumbuh, kami mengembangkan layanan kesehatan dan fasilitas kami mengikuti kebutuhan masyarakat.”ungkap Leona A Karnali kepada media klikinews.com

Ditempat yang smaa, Direktur Primaya Hospital Bekasi Baray dr. Prima Yunika, MARS menyampaikan, Primaya Hospital Bekasi Barat menyediakan fasilitas yang komprehensif dan tenaga medis yang profesional berpengalaman dalam menangani pasien talasemia.

“Dan sebagai upaya mengurangi resiko, kami juga menyediakan layanan preventif yaitu skrining analisa Hb untuk pasangan yang akan menikah. Harapan kami dengan menghadirkan layanan talasemia ini, masyarakat terutama pasien talasemia dapat semakin terbantu dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas.”ujar  dr.Prima Yunika, MARS  (pim/asm).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *