Nurvan Kreatif : Alumni Pelatihan Produktivitas 2022 BBPVP Bekasi Kolaboarsi Dengan UMKM Lombok NTB Masuk Pasar Ekspor Jepang

MATARAM NTB, KLIK INEWS.COM – Dalam   mendukung  program  9 lompatan besar Kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Nurvan Kreatif salah satu alumni  Pelatihan  Produktivitas  Bacth  satu  tahun 2022. Merupakan  disainer seni Aplikasi Quilting Jepang, mengaku sangat  merasakan manfaat pasca mengikuti Pelatihan Produktitas yang diselenggarakan oleh  Balai Besar Pelatihan Vokasi Dan Produktivitas (BBPVP) Cevest Bekasi.

Adapun  manfaatnya  hasil  dari pelatihan produktivitas saat itu, Nurhayati selaku Owner sekaligus Disanier  Nurvan Kreatif,  banyak   dibimbing oleh para Instruktur Produktivitas BBPVP Bekasi yang sangat kompeten  dalam pengembangan  managemen dan pengembangan bisnis

“setelah  mendapatkan pembinaan langsung  dari  BBPVP Bekasi  melalui  program pelatihan produktivitas,  saya bisa meningkatkan kapasitas produksi pelatihan dan meningkatan  kualitas produk dan juga Softskill pemasaran Aplikasi Quilting Jepang berkolaborasi  dengan pelaku UMKM yang memproduksi tas dari bahan ketak dan rotan di kombinasikan dengan Quilting Jepang agar lebih menarik para peminat,” ungkap Owner Nurvan Kreatif Nurhayati  saat dikonfirmasi  klik inews.com, Sabtu (28/01/23).

Adapun  Pelatihan  Produktivitas yang dipelajari saat itu di BBPVP Bekasi berupa pelatihan manajemen, keuangan dan digital marketing. Manfaat dari pelatihan tersebut cukup beragam, dari bagaimana memasarkan produk di berbagai platform marketplace, hingga bagaimana meyakinkan calon pembeli meskipun hanya lewat online,

“Pelatihan yang diberikan oleh BBPVP Bekasi sangat membantu untuk menjalankan dan mengembangkan usaha Nurvan Kreatif yang lebih fokus memberikan  pelatihan menjahit seni aplikasi Quilting  Jepang.

“alhamdulilah,Nurvan Kreatif  juga  sudah berhasil  berkolaborasi  dengan pelaku UMKM Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat , UMKM  Provinsi Jambi , UMKM Papua, dan Provinsi Maksar di akhir tahun 2022,

“dengan  tujuan kami,  untuk saling  merangkul para pelaku  UMKM  Indonesia  agar  bisa   sukses  menembus  pasar ekspor Jepang dan negara lainnya, serta memperluas  jangkauan  pasar dan memiliki  daya  saing hingga kelevel  pasar global.”ujar Nurhayati (red/sam).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *