KOTA BEKASI, KLIK INEWS.COM – Untuk menjaring aspirasi masyarakat, Anggota Legislatif DPR-RI Fraksi PKS Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Bekasi dan Kota Depok, Mahfudz Abdurrahman telah melangsunkan Resesnya di wilayah Kelurahan Mustika Sari, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Dalam kunjungannya, Mahfudz Abdurahman melakukan silaturrahmi dan dialog bersama dengan warga dan para sesepuh serta tokoh masyarakat Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bekasi, Ketua RW setempat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan Syafiq Fadlu Rahman yang merupakan tokoh pemerhati budaya di Mustika Jaya.
“banyak sekali aspirasi yang masuk dalam kesempatan tersebut, seperti terkait dengan infrastruktur dan berbagai kenaikan harga komoditas pokok yang dikeluhkan masyarakat,”ungkap Mahfudz Abdurahman saat dikonfirmasi klikinews.com, Kamis (23/02/23).
Seperti diketahui, cuaca diarea Jabodetabek terus diguhur hujan, dan akan memasuki bulan Ramadan Maret 2023, saat ini harga beras mengalami kenaikan, “hal ini dikhawatirkan akan kembali melambung saat mendekati momentum bulan Ramadhan mendatang,” ujarnya.
Terkait keluhan tersebut dari masyarakat, Mahfudz Abdurahman mengatakan bahwa kenaikan barang pokok kebutuhan masyarakat akan menjadi aspirasi yang akan dibawa ke gedung parlemen nantinya.![]()
“Saya selaku anggota DPR RI Komisi VI yang juga mitra pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan, akan terus menyampaikan kepada pemerintah agar dapat menjaga stabilitas harga bahan pokok dan menjamin ketersediaan bahan sembako, apalagi menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1444 H,” kata Bendahara DPP PKS ini.
Tak hanya menyikapi aspirasi yang disampaikan pihaknya juga menyampaikan, berbagai perjuangan Fraksi PKS DPR-RI di Senayan seperti halnya terkait kenaikan harga Ongkos Naik Haji (ONH) meskipun turun namun Fraksi-PKS masih terus mendorong agar ONH dapat dikembalikan seperti sebelumnya .
“Dalam momentum ini , DPP PKS ini juga memberikan bantuan sound system dan sejumlah bantuan lainnya untuk masyarakat di Kelurahan Mustikasari,” tutur Mahfud Abdurahman (red/sam).