KOTA BEKASI, KlikInews.com – Job Fair 2023 yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi di Stadion Patriot Chandrabhaga mendapat antusias yang luar biasa. Ribuan pelamar memadati area Stadion Patriot Bekasi minggu lalu.
Salah satu calon peserta Job Fair, Fitrian Eka (30) menuturkan bahwa dirinya masih menunggu antrian untuk masuk ke area validasi melalui barcode yang disediakan. “Saya belum masuk sudah rame banget antrinya, mudah-mudahan nanti agak sepi,” kata Fitri
Fitrian mendapatkan info Job Fair 2023 yang diselenggarakan Pemkot Bekasi melalui media sosial. Namun Ia berharap gerai lowongan kerja yang disediakan lebih banyak lagi. “Kalau bisa lebih banyak lagi biar kita bisa milih atau masukin lebih banyak lamaran lagi,” imbuhnya.
Hal senada disampaikan Franki (25), yang datang dari Cikarang Kabupaten Bekasi. Ia mengetahui Job Fair itu melalui media sosial. “Saya dapat infonya dari WhatsApp grup teman kampus, tadi saya sudah masukin satu lamaran sih,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi Ika Indahyarti, Peserta yang telah mendaftar melalui online ada 7.500 orang, dan perusahaan yang bergabung ada 34 perusahaan jabodetabek. Dengan potensi lowongan yang bisa dilamar oleh peserta ada 3.749, sementara jabatannya ada 151,
Para pelamar baik dari Kota Bekasi dan sekitarnya memenuhi area Job Fair 2023. Namun, banyak juga para pencari kerja yang berasal dari luar Kota Bekasi seperti Kabupaten Bekasi dan Jakarta.
“Kami pastinya Pemkot Bekasi memprioritaskan warga Kota Bekasi namun masih ada juga warga di luar kota bekasi datang sebagai pencaker itu tetap kita terima,” imbuhnya.
Dikatakan Ika bahwa untuk angka pengangguran di Kota Bekasi pada tahun 2021 mencapai 10,8 persen dari tolak penduduk Kota Bekasi yang mencapai 2,7 juta jiwa. Sementara, tahun 2022 sudah mulai menurun menjadi 8,81 persen.
“Namun meskipun ada penurunan saya rasa angka tersebut juga masih tinggi karena saya rasa masih ada angka pengangguran yang tidak tercatat di Kota Bekasi. Upaya yang dilakukan pemkot bekasi untuk menangani ini adalah mengadakan pelatihan-pelatihan, kedua membuka pelaksanaan jobfair” kata Ika menambahkan (red/mam).