JAKARTA,KLIK Inews.com – ASEAN Publik Relation Neteork (APRN) bekerjasama dengan LSPR OMNI dari Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR telah sukses mengadakan ASEAN SPOT seri ke-12 bertajuk “ASEAN SPOT: AI zAnd The Future of PR In ASEAN” Kamis, 15 Juni 2023 di Prof. Dr. Djajusman Auditorium & Performance Hall, Kampus B, LSPR Jakarta mengundang empat pembicara terkemuka dari Pemerintahan dan Bisnis LSPR – PR dan professional ESports.
Acara ini di dibuka langsung oleh Founder & CEO, Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, Dr. (H.C.) Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR, FIPR, President of ASEAN PR Network dan Founder & CEO,Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR. Dilanjutkan dengan Pidato dari H.E. Mr. Kanasugi Kenji, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Jepang untuk Republik Indonesia.
“Kita sekarang berada di era ASEAN 2023. Saya menyaksikan 4 era transformasi Public Relations. Pada saat saya menjadi Praktisi PR, kami masih menjalankan tugas Perhumasan secara tradisional seperti membawakan press release dan foto ke kantor, yaitu PR 1.0 ![]()
” Kemudian semuanya berubah menjadi PR 2.0, lahirnya PR Online, dimana semua bisa dilakukan melalui digital atau online (website). Kemudian menuju PR 3.0, era media social, sekarang adalah waktunya PR 4.0, era AI dan Big Data, artinya semua PR harus siap dengan semua data dan informasi secara akurat.”ungkap Prita Kemal Gani saat dikonfirmasi,klik inews (28/06/23).
Duta Besar Luar Biasa Dan Berkuasa Penuh Jepang Untuk Republik Indonesia, H.E. Mr. Kanasugi Kenji mengatakan bahwa , AI secara umum dianggap positif di Jepang. Jepang memiliki aptitude yang relatif tinggi mengenai AI termasuk AI generatif. ” Saya yakin kemunculan AI generatif diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup Jepang dalam arti yang lebih luas.”kata Mr.Kanasugi Kenji kepada media
Membicarakan tentang hubungan antara Artificial Intelligence dan Public Relations, acara ASEAN SPOT dimulai dengan presentasi pertama dari sesi Ms. Debora Imanuella, Senior Vice President Community & Esports Global at UniPin. Di dalam presentasinya, Ms. Debora mengutarakan bahwa “PR sangat penting dalam esports untuk mengelola reputasi, membangun awareness, membina hubungan sesama, menavigasi krisis, dan mendorong pertumbuhan industri. “Strategi PR yang efektif berkontribusi pada kesuksesan jangka panjang dan keberlanjutan organisasi esports, tim, pemain, dan industri secara keseluruhan.”ujarnya
Kemudian dilanjutkan dengan sesi presentasi kedua dari Ms. Felicia Nugroho, Director, Analytics & Insight – Maverick Indonesia. Ms. Felicia mengungkapkan “Ada beberapa hal mendasar yang perlu kita ketahui dalam penggunaan Al generatif, terutama untuk penelitian dan pengukuran PR. Kita tidak dapat bergantung pada Al generatif 100% dalam melakukan penelitian, kita harus menggunakan data untuk keputusan strategis. Ini adalah sesuatu yang perlu diingat bahwa Al generatif hanya menyajikan sebagian, tidak semua, dari data yang diperlukan untuk mengukur dampak PR. Ada bagian lain dari PR, yang merupakan inti dari PR, yaitu hubungan antar manusia.”
Diakhiri dengan sesi presentasi dari pembicara ketiga ASEAN SPOT Mr. Tuhu Nugraha, Executive Director Indonesia Blockchain and Metaverse Center. Mr. Tuhu menyampaikan bahwa “Kita harus punya kreatifitas, bukan berarti kita tidak mempunyai nilai dibandingkan AI. Karena sekali lagi, AI hanya akan menggantikan keterampilan kognitif tetap tidak dapat menggantikan kita dalam hal emosi, imajinasi, kreativitas, pemecahan masalah dan menemukan cara baru untuk melakukan dan menciptakan sesuatu. AI hanya dapat memproses dan mengolah data historis.” tuturnya (red/sam).