JAKARTA,KLIK INEWS.com – Komunitas Relawan Siaga Cerdas Waspada Scammer Cinta (RSC-WSC) sukses menggelar Temu Kangen, sekaligus membuat gebrakan sosialisasi terkait bahayanya Scammer Cinta (Love Scamm) di sosial media dengan tema “Self Awareness Saat Bermedia Sosial” Di Hotel Bintang Wisata Mandiri, Jakarta Pusat.
“RSC -WSC ini merupakan sebuah komunitas yang melaksanakan tugas untuk mencegah dan memberantas kejahatan percintaan di dunia maya atau sosial media. Dalam menangani korban diperlukan pola komunkasi yang sesuai, bagaimana komunitas dan korban saling berkomunikasi di awal hubungan,” ungkap Founder Komunitas RSC- WSC, Fenny Fatimah dengan panggilan Bunda Fey Down saat di konfirmasi klikinews.com, Kamis (13/07/23)
Dalam acara temu kangen para relawan, komunitas RSC-WSC terus melakukan sosialisasi terkait bahayanya Scammer Cinta yang masih terus bergentanyangan di dunia maya Instagram, Facebook, Line, Twitter,Tik Tok, dan sosmed lainnya, bahkan sudah memakan banyak korban, khususnya kepada kaum Perempuan yang mudah terjerat oleh oknum pelaku Scammer dengan modal tampan hasil foto curian dari pihak yang dirugikan ,karena fotonya disalahgunakan untuk melakukan kejahatan Penipuan. ![]()
Dengan ngobrol santai seperti ini bersama seluruh peserta yang hadir, Bunda Fey mengucapkan terima kasih kepada para panitia yang super sibuk menyiapkan semuanya. Dan terima kasih untuk relawan-relawan dan tamu undangan yang hadir Dari Jabodetabek, Jawa Barat, dan Jawa Tengah dengan penuh antusias.
“Saya berharap, semoga pengabdian para realawan WSC ini memberikan dampak positif bagi sesama, sehingga semakin banyak warganet yang paham akan bahaya kejahatan melalui sosial media yang saat ini lagi marak terkait bahayanya scammer cinta untuk menjerat para perempuan indonesia yang sudah banyak menjadi korban kasus penipuan oknum Scammer ,” ucapnya.
Menurut Bunda Fey, Komunits WSC ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait jenis-jenis Cybercrime secara umum dan scammer cinta di dunia maya atu online love scam kepada publik. “Dengan begitu, diharapkan jumlah korban dari kejahatan-kejahatan penipuan siber akan semakin berkurang, dan internet users dapat menjadi lebih waspada dan bijak dalam menggunakan gadget mereka dalam berkomunikasi dengn siapapun didunia maya,” jelas Bunda Fey Down (red/sam).