Cegah Penyakit Diabetes,RS Siloam Sentosa Kukuhkan Komunitas Diabetes Bekasi 

KOTA BEKASI,KLIK INEWS.com – Rumah Sakit Siloam Sentosa resmi mengukuhkan komunitas diabetes. Pengukuhan Komunitas  tersebut ini berperan dalam membantu penanganan maupun pencegahan penyakit tersebu dilakukan di RS Siloam Sentosa dibarengi dengan senam sehat dan seminar kesehatan bersama Spesialis Penyakit Dalam RS Siloam Sentosa, dr. Meidy Cicilia Elim, SpPD, Selasa (29/08/23).

Direktur RS Siloam Sentosa, dr. Kristianus Cahyono, MM, EMBA, mengatakan, masalah diabetes sebagai salah satu kendala utama dalam pertumbuhan kesehatan, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.”diabetes telah menjadi salah satu bagian dari penyakit tidak menular yang semakin mengkhawatirkan di Indonesia,”kata dr.Kristianus Cahyono saat diwawancara klikinews.

Dari data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada 2019, Indonesia menduduki peringkat keenam dari sepuluh negara dengan jumlah penderita diabetes tertinggi di dunia. Hal ini menunjukkan kompleksitas tantangan yang dihadapi dunia kesehatan, dengan tiga kelompok utama penyakit menjadi fokus perhatian: penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi, penyakit menular seperti demam berdarah (DBD) dan tuberkulosis, serta penyakit infeksi seperti Covid-19 dan SARS.

“Dalam hal ini, dampak diabetes terus meningkat di Indonesia, terutama seiring dengan peningkatan usia harapan hidup dan upaya pemerintah dalam mengembangkan layanan kesehatan,” ungkap dr. Kristianus Cahyono.

Sebagai bagian dari Siloam Grup, percaya bahwa penanganan diabetes tidak hanya dapat dilakukan di rumah sakit, tetapi juga harus melibatkan berbagai pihak yang memiliki peran penting dalam ekosistem kesehatan,” imbuhnya.

Atas dasar itu, dr. Kristiaunus dalam upaya untuk memperkuat penanganan diabetes, RS Siloam Sentosa merintis pembentukan sebuah komunitas diabetes. Komunitas ini bertujuan untuk mendorong sinergi antara penderita diabetes, tenaga medis, serta berbagai stakeholder terkait lainnya.

“Komunitas ini sifatnya sinergitas dengan Siloam Hospital Sentosa, Ini murni berasal dari masyarakat. Kami memberikan dukungan dan sumber daya yang diperlukan, seperti penyuluhan dari tenaga kesehatan, termasuk dokter spesialis penyakit dalam dan ahli gizi. Kami juga akan menyediakan fasilitas pemeriksaan dengan dukungan sumber daya manusia yang berkualitas,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dr.Kristianus  menyampaikan, bahwa komunitas ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan dukungan medis, tetapi juga untuk menguatkan aspek gaya hidup yang berhubungan dengan diabetes, seperti kepatuhan dalam minum obat, pengelolaan pola makan, dan olahraga. “Kami percaya bahwa dengan saling menguatkan, sesama penderita diabetes dapat menghadapi tantangan ini dengan lebih baik,” tambahnya (red/sam).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *