JAKARTA (Klikinews.com) – Dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia(SDM)di sektor ketenagalistrikan, dan mendukung Industri ekstraktif menuju transisi energi yang berkeadilan. Transisi kelistrikan bukan proyek yang mudah untuk dikerjakan bagi para SDM Indonesia. Tentunya dalam hal ini membutuhkan saling bertukar informasi dengan negara lainnya. Maka dari itulah, untuk mendukung hal tersebut diakhir tahun 2022 PLN melakukan kerjasama dengan Japan Elektric Power Information Center (JEPIC) selama tiga tahun.
Hal tesebut disampaikan Direktur Legal Dan Managemen Human Capital PLN,Yusuf Didi Setiarto, kerjasama ini adalah bagian dari proyek transisi energi PLN untuk mencapai carbon neutral di tahun 2060 mendatang. “kerjasama ini dengan harapan bisa meningkatkan kompetensi SDM Indonesia di sektor ketenagalistrikan sesuai denagn kebutuhan kita,” kata Yusuf Didi Setiarto Di Jakarta.
Ditempat terpisah,Instruktur Muda Kejuruan Listrik dari Balai Besar Pelatihan Vokasi Dan Produktivitas (BBPVP) Serang, dibawah naungan Kementrian Ketenagakerjaan RI, Tri Winahyu Hariyadi menanggapi upaya kerjasama antara PLN dengan JEPIC dalam meningkatkan kompetensi SDM Indonesia ketenagalistrikan dalam mendukung Industri ekstraktif menuju transisi energi.

Selama mengajar kepada Peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK),kata Tri, peran Instruktur Kelistrikan di BBPVP Serang terus berupa mencetak lulusan SDM ketenagalistrikan terbaik yang kompeten agar bisa terserap kedunia kerja dan SIAPkerja ke Industri PLN, maupun di Industri lainnya.
“Langkah – langkah peran Instruktur kelistrikan di BBPVP Serang ini,selalu menjalin hubungan yang baik dengan industri sebagai mitra strategis dalam kaitan penyusunan dan evaluasi kurikulum serta materi pelatihan, sehingga mitra industri terkait akan selalu terlibat dalam training need analysis dari program pelatihan yang dilaksanakan. Memastikan bahwa subtansi materai pelatihan bersifat praktis dan applicable terhadap realitas dunia kerja,” kata Tri Winahyu Hariyadi saat di wawancari klikinews melalui celulernya, Jumat (13/10/23).
Menurutnya, peran Instruktur kelistrikan dalam meingkatkan kompetensi calon SDM Kejuruan Listrik di BBPVP Serang, baginya menjadi role model dari sebuah hasil pelatihan, sehingga maka peserta harus mendapatkan profil kompetensi sesuai bidang kejuruan yang mereka ikuti dari instruktur.
“Instruktur harus mampu memberikan contoh penerapan pengetahuan, ketrampilan dan sikap kerja yang sesuai dengan bidang kompetensi yang diajarkan, sehingga peserta didik dapat mengambil sebanyak mungkin pembelajaran dan pengalaman industri dari pengajar,” ungkap Tri.
Seiring perubahan Industri global,Tri mengapresiasi PLN telah bekerjasama dengan Jepang untuk meningkatkan kompetensi SDM ketenagalistrikan, hal ini senada dengan program kerjanya strategi yang dikembangkan Instruktur kelistrikan dalam menghadapi tantangan global tersebut , untuk mencetak lulusan SDM Kelistrikan BBPVP Serang setiap tahunnya.
Untuk menghadapai tantangan global, Instruktur melalui lembaga BBPVP Serang ini telah menjalin banyak kerjasama dengan mitra dari luar dalam pengembangan kompetensi Instruktur, dan pelatihan kerja diantaranya: Tatung company dan Tatung University Taiwan : pelatihan dan OJT Instruktur-Instruktur di bidang impelementasi solar system yang dilaksanakan di Taiwan untuk menjadi seed engineer di bidang solar system.

Renewable Energy Skills Developmnet(RESD) dan Pemerintah Konfederasi Swiss (State Secretariat for (Economic Affairs) SECO : ToT teknisi pembangkit listrik tenaga surya dan pembangkit listrik berbasis microhydro. Pemerintah Austria memalui MUT GmBH: pembangunan workshop advanced technician for electrical dan ToT renewable energy generation di BBPVP serang dan Pemerintah Jerman malalui GIZ : Upskilling instruktur untuk pemasangan PLTS On Grid.
Lebih lanjut kata Tri,Instruktur Kelistrikan BBPVP Serang saat ini memiliki Inovasi baru dalam menghadapi Industri ekstraktif menuju transisi energi . Inovasi baru saat ini sedang berjalan dalam proses penyusunan program-program pelatihan berbasis energi baru dan terbarukan diataranya :
Program Pemasangan PLTS Off Grid, ProgramTeknisi PLTS On Grid, Program Pemasangan Penerangan Jalan Umum berbasis PLTS, Program Pemasangan Solar Water Pump berbasis PLTS, Program Teknisi PLTS (Installations, Operation and Maintenance),Program Teknisi Hybrid PLTS Diesel, Program Pemasangan PLTS Rooftop On Grid/Off grid.
“Dan selanjutnya , pembuatan ruangan pendingin sayuran dan buah untuk daerah terpencil berbasis solar sytem di Desa Kadudamas, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak,Provinsi Banten. Instalasi dan training pembangkit listrik berbasis solar system untuk masyarakat di distrik klayili, Sorong, Papua Barat. Pembuatan Kendali Cerdas Hydroponik Berbasis NFT dengan memanfaatkan EBT Solar System Hybrid,” ucapnya
Dan dia sadar betul, dalam menghadapi Industri ekstraktif menuju transisi energi tersebut, peran Instruktur ketenagalistrikan memiliki tantangan berat. Apa lagi menghadapi tantangan global yang saat ini terus berubah.
“kita sebagai Instruktur harus lebih update untuk mengetahui informasi perubahan-perubahan global . Dengan harapan, saya dan rekan-rekan Instruktur Listrik di BBPVP Serang dalam menghadapi industri ektraktif menuju trasisi energi berkeadilan ini. Pemanfaatan energi baru dan terbarukan lebih optimal dan harga yang terjangkau. . SDM lulusan BBPVP Serang dapat memiliki kesempatan masuk ke Industri kerja yang dibutuhkan dan sesuai harapan PLN, serta dapat yang lebih luas terhadap akses teknologi dan pengembangan kompetensi energi baru dan terbarukan ,” tutur Tri saat menutup perbincangannya (red)
” Penulis oleh : Aisyahra Mulyawati “