JAKARTA (Klikinews.com ) – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono mengajak para wisudawan generasi muda 2023 untuk bisa berpartisipasi mengambil bagian dalam pembangunan IKN. Hal ini disampaikan Kepala IKN saat mengisi orasi ilmiah berjudul “Membangun Nusantara, Kota Hutan yang Cerdas dan Berkelanjutan” di Jakarta.
“Setelah lulus wisudawan/wisudawati tahun ini, peran generasi muda, mereka yang akan masuk ke Industri dunia profesional untuk turut mengembangkan kemajuan Indonesia terlebih dalam pembangunan Nusantara saat ini,” ungkap Bambang Susantono kepada media.

Bambang juga menambahkan, bahwa pembangunan Nusantara tidak hanya pembangunan secara fisik, melainkan juga membangun budaya kerja, belajar, dan hidup baru, serta cara pikir yang inovatif dan kreatif, agar bangsa ini dapat bertransformasi menuju “The New Indonesia” tersebut dapat menjadi modal bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan yang ada di masa depan.
“Saya berharap kepada adik-adik yang sudah lulus kuliah dan di wisuda, akan segera masuk ke dunia profesional kerja untuk terus mendukung dan mengambil peran dalam kesempatan langka dan bersejarah ini. Mari kita bekerja sama dalam menulis sejarah baru Indonesia dan menciptakan sebuah kota yang hijau, cerdas, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan,” ajak Bambang.
Lebih lanjut kata Bambang, hingga saat ini, telah banyak pembangunan di bidang pendidikan yang dilakukan oleh Otorita IKN. Sebelumnya, telah dilaksanakan groundbreaking tahap dua, yang mana terdapat dua proyek di bidang pendidikan, yaitu pembangunan SDN 020 Sepaku dan Nusantara Intercultural School (NIS). Kerja sama terbaru adalah dengan Stanford Doerr School of Sustainability, Stanford University dari Amerika Serikat dalam bidang penelitian Nusantara sebagai living lab.
“Wisudawan dan wisudawati sekalian merupakan generasi muda yang tangguh dalam menghadapi kompleksitas pembangunan kedepannya. Saya mendukung penuh mereka yang nantinya akan berpartisipasi aktif dalam pembangunan Nusantara,” tutup Bambang.![]()
Ditempat terpisah, Founder & CEO LSPR Institute Prita Kemal Gani Tahun ini LSPR Institute melantik 225 wisudawan magister, 779 wisudawan strata satu reguler, 127 wisudawan pendidikan jarak jauh. Diantara wisudawan tersebut, 13 diantaranya adalah berkebutuhan khusus dari Lembaga Pelatihan Keterampilan London School Beyond Academy (LSBA).
Hal ini merupakan komitmen LSPR Institute dalam menjadi Kampus Inklusi ramah berkebutuhan khusus. Dan berkomitmen menjadi Kampus yang mengimplementasikan ESG (Environmental, Social dan Governance) dengan menekankan bidang yang berfokus pada bidang sosial seperti kesetaraan gender, inklusivitas.

“Sebanyak 1146 wisudawan siap serbu pasar kerja dan bersaing dalam dunia usaha dan dunia industri. Khususnya para Wisudawan/Wisudawati Jurusan Public Relations lulusan LSPR , dapat menjadi SDM Indoensia untuk menciptakan Ibu Kota Nusantara sebuah kota yang hijau, cerdas, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan,” ucap Prita Kemal Gani.
Prita menambahkan, Sebagai Institusi Pendidikan, LSPR Institute juga berkomitmen melakukan riset dan pengabdian masyarakat yang berdampak positif untuk lingkungan, sosial dengan melibatkan komunitas. “Serta penerapan pendekatan ekonomi sirkular dengan membantu dan memberdayakan UMKM Indonesia untuk berkembang pesat di era digital ini,” tutur Prita Kemal Gani (red).
Editor : Aisyahra Mulyawati