Penguatan Laboratorium, Tingkatkan Martabat Badan Karantina Indonesia

JAKARTA (klikinews.com) –  Penguatan laboratorium menjadi salah satu dari 3 pilar program prioritas Badan Karantina Indonesia (Barantin) pada tahun 2024, karenanya tingkatkan harkat dan martabat Barantin dengan sumber daya manusia yang kompeten, laboratorium yang terakreditasi, dan ruang lingkup pengujian yang luas. 

Hal ini diungkapkan Kepala Barantin,Sahat M Panggabean, pada rangkaian hari ke-2 Workshop Integrasi AkreditJasi Laboratorium lingkup Barantin di Serpong, Kamis (22/02).

“Dengan pengintegrasian akreditasi antara laboratorium karantina pertanian dan karantina ikan  ini, semoga dapat mempercepat proses akreditasi laboratorium Barantin tahun ini sehingga bisa digunakan untuk melakukan pengujian di ruang lingkup yang lebih luas,” ujaar sata kepada media, Jumat (23/02/24).

Dia apresiasi yang tinggi kepada Balai Besar Uji Standar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BBUSKHIT atau Karantina Uji Standar) karena dengan segera mengambil langkah percepatan kegiatan integrasi akreditasi laboratorium lingkup Barantin.

“Saya yakin, Karantina Uji Standar bersama seluruh peserta unit pelaksana teknis lingkup Barantin dapat menerjemahkan, mengurai, dan melaksanakannya dengan baik sesuai dengan apa yang diharapkan dan ditargetkan,” jelas Sahat.

Selain itu, Nuryani Dewi Permana, Asesor Komite Akreditasi Nasional (KAN) memaparkan materi terkait Prosedur dan Mekanisme Penyusunan Dokumen Sistem Manajemen Mutu (SMM).  Serta Krisna Dwiharniati, dari Pusat Pengembangan SDM Barantin menyampaikan materi tentang Dokumen Integrasi SMM.

Selama 3 hari, tim Pengendalian Mutu Laboratorium Karantina Uji Standar memandu penyusunan dokumen SMM  integrasi yang dilakukan dalam rangkaian acara dan materi Workshop (red).

 

 

Editor  : Nugraha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *