Pentingnya Berikan Pendidikan Kesehatan Mental Pada Anak Remaja Sebagai Aset Generasi Bangsa

KOTA BEKASI,JABAR (klikinews.com)- Kesehatan mental merupakan keadaan psikologis yang menunjukan kemampuan seseorang dalam mengadakan penyesuaian diri terhadap masalah yang  mereka hadapi. Dengan kondisi mental yang sehat, diharapkan siswa akan mampu menunjukan Peforma terbaik dalam proses pembelajaran baik di sekolah maupun di luar sekolah.

Hal tersebut disampaikan Irfan Ginajar  dari  Trainer Dan Motivator Abuzi Training saat mengisi acara menjadi narasumber Motivor Mental Block di SMP Bani Saleh 1 Kota Bekasi pada Jumat, 4 Mei 2024 di Jalan Kartini, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi,Kota Bekasi.

Dirinya sangat apresiasi, pihak SMP Bani Saleh 1 Kota Bekasi telah memberikan pelayanan terbaik untuk peserta didik dan orangtua murid dalam pendidikan, pembinaan, bimbingan dan perhatian penuh disegala bidang sebagai komitmen kami untuk ikut serta mencerdaskan generasi muda menjadi anak sholeh yg berakhlaqul karimah, aktif kreatif, mandiri, dan berprestasi di segala bidang,

“Yang perlu diterapkan pendidikan di tingkat SMP itu, guru harus memiliki mental yang positif, karena mental ini akan berhubungan dengan berbagai aspek saat anak dalam keadaan tidak mampu, tidak bisa, rasa grogi, cemas, bahkan ada rasa takut sama gurunya yang mungkin pernah ada kata-kata yang disampaikan menyakitkan, atau membuly di kelas,” ungkap Irfan Ginanjar saat dikonfirmasi klikinews.com di SMP Bani Saleh 1 Kota Bekasi,

Menurut Irfan, dengan sikap anak tersebut, ternyata itu sangat mempengaruhi sikap dalam diri anak dalam belajar. Karena belajar itu butuh bahagia, kalau ingin anak-anak  ingin menyerap materi mata pelajaran dengan baik, bahkan bisa  berubah dalam kehidupannya,

“guru harus menciptakan suasana menyennagkan, bukan menegangkan. Salah satunya dengan cara untuk kita  bisa membangun  komunikasi guru kepada siswanya sebagai pendidik dan  motivator, katakan sama anak didi tersebut, kamu pasti bisa walaupun ada keterbasan.  Tampilkan diri sebagai guru dengan niat yang tulus ,dan cinta kasih. Jadi tidak membedakan, terkadang ada anak didiknya tidak mampu dibiarkan, guru harus merangkul dan bantu untuk  itu tumbuh bahagia dan percaya diri lagi,” jelasnya,

Lebih lanjut, Irfan pun memberikan pesan kepada para guru di seluruh Indonesia, seorang guru harus  memiliki  Skill  Konseling , Skill Komukasi yang kuat dalam  memotivasi anak didiknya untuk membuat semangat,ada kelihatan anak yang murung  tidak naik  kelas dan semangat,

“Itu tugasnya seorang guru, harus digali, cari informasi anak tersebut, dan  perlu dipertanyakan. Apa nih sebenarnya yang menjadi masalah pada diirnya ? karena anak lain bisa berbeda. Bisa jadi anak tersebut memiliki masalah dikeluarganya dan terbawa ke sekolahannya, itu sangat berpengaruh pada mentalnya si anak,

Bahkan bisa jadi ada masalah pada diirnya, melihat anak lain  memiliki apa yang dia ga punya, lalu timbulah rasa membandingkan dirinya dengan teman–temannya disekolah. Sehingga menjaadi tekanan mental buat diirnya yang berbeda dengan yang lain, anak  jadi minder,”tutur Irfan (red).

 

 

 

oleh @aisyahra_mulyawati01

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Oleh @aisyahra_mulyawati01

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *