Untuk Bangun Link And Match Di Pasar Kerja, BPVP Samarinda Tampilkan Industri Kreatif IKN Di Naker Fest 2024

JAKARTA,Klikinews.com – Mentri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memaparkan, dihadirkannya  kembali Naker Festival Vokasi  2024 ini  untuk  memberikan kesempatan, dan  informasi kepada masyakat luas  seputar pelatihan -pelatihan yang aada di Balai Pelatihan Kerja di seluruh Indonesia. Pentingnya peningakatan kompetensi berkelanjutan bagi tenaga kerja ketika menghadapi pasar kerja yang dinamis.  Pendidikan dan pelatihan vokasi dapat menjadi batu loncatan dalam membangun ekosistem link and match di pasar kerja.

Hal tersebut mendapat respon baik dari kepala BPVP Samarinda, Muhammad Yasir, dalam event Naker Fest 2024 ini, BPVP Samarinda  turut serta  untuk berparsitipasi memeriahkan event tahunan  untuk menampilkan Indutri  Kreatif dan manik-manik khas Kalimantan Timur.

“Kita Saat ini fokus memasukan ke batik dan manik-manik ini, kita berfikiran,  bahwa  di Samarinda Kalimantan Timur memang identik  dengan daerah Pertambangan dan Perkebunan sawit.  tapi tidak menutup kemuningkinan UMKM itu  harus kita tumbuhkan juga  untuk meninkatkan perekonomian para pelaku UMKM Samarinda dan sekitar Kaltim,” kata Muhamad Yasir saat dikonfirmasi klikinews ,Minggu (25/8/24).

Lebih lanjut kata Pria yang akrap disapa Yasir, saat ini juga yang BPVP Samarinda tampilkan  di Naker Fest  adalah, merupakan hasil karya para peserta pelatihan para perempuannya yang ada di daerah Ibu Kota Nusantara (IKN).

”Kami terus mencetak calon tenga kerja Sumber Daya Manusia (SDM), tujuan utamanya untuk memberdayakan masyarakat yang ada di Kalimantan Timur sebagai penopang untuk meningkatkan perekonimian UMKM Kaltim,” jelasnya,

Selain Kejuruan unggulannya alat berat, BPVP Samarinda memiliki kejuruan Barista, Perhotelan, Elektronik. Refrigerasi, Bangunan,IT, dan Administrasi Bisnis. Sebelum ada IKN, secara dasarnya kompetensi masyarakatnya kalau dialihkan semua kepada kejuruan alat berat, di khawatirkan nanti para peserta yang akan ikut pelatihan larinya ke alat berat semua,

“Lalu, nanti siapa yang akan menaikan perekonomian UMKM di Samarindah dan sekitar Kalimantan Timur..?  Maka dari itulah, kami komitmen menyentuh dengan memberdayakan masyarakat untuk diberikan pelatihan membuat Roti dan Kue,membatik, dan merajut manik-manik,” jelasnya.

Dengan berdirinya saat ini IKN yang lagi banyak di sorot, dan hadirnya para Investor dalam Pembangunan IKN, ia melihat kedepannya Kaltim akan ramai dan  peluang  untuk SDM  yang BPVP Samarinda sudah diberikan pelatihan  merasa optimis akan dapat meningkatkan perekonomian UMKM nya.

“Apa lagi kan  saat ini perlahan-lahan sudah banyak ASN  yang hadir di IKN, tentunya dalam acara dan rapat besar di kantornya akan membutuhkan Cindramata untuk souveneri khas Kaltim,  Catring , konsumsi makanan dan minuman lainnya , dan percetakan lainnya . ini akan menjadi peluang besar bagi masyarakat Samarinda  Kaltim dalam menumbuhkan perekonimian UMKM yang akan berdampak kepada perekonomian keluarganya,” ujar Yasir,

Dengan pelatihan-pelatihan di BBPVP Samarinda  yang miliki, tentunya untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat luas disampaikan, bisa di akses oleh masyarakat secara gratis. Serta dapat di akses dan dimanfaatkan sebaik mungkin dengan memperhatikan kebutuhan pasar kerja dan menciptakan SDM  kompeten untuk masuk  ke industry kerja,

“Kami juga  mulai merangkul anak- anak muda di Samarinda untuk memberikan ide-ide kreatifnya , supaya  anak muda ini bisa melihat, bahwa banyak pekerjaan yang bisa menghasilkan ekonomi kreatif ,selain pertambagan dan sawit.  Sama juga saat ini kami melatih anak-anak mudanya untuk menjadi modelling melalui Talen Corner, kita buka untuk kelas -kelas singkat dan grand teknologi ,

“Harapannya dengan adanya Naker fest ini, kami bisa memperkenalkan semua kejuruan yang ada di BPVP Samarinda kepada para pengunjung dan seluruh  masyarakat  luas yang hadir ke Naker Fest ini di Jakarta. Karena posisi  kami ada di Kalimantan Timur, setidaknya  kami dapat membranding BPVP Samarinda agar banyak dikenal lagi oleh masyarakat luas,” tutur Muhamad Yasir (red).

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *